Latest Post
24.12.13

KEJAKSAN - Penumpang kereta api (KA) diprediksi akan mengalami lonjakan hari ini, Selasa (24/12). Menurut Vice President PT KAI Daop 3, Wawan Ariyanto, lonjakan akan terjadi sekitar 10-20 persen.
Yang jelas, lanjut dia, pihaknya telah menyiapkan sejumlah kereta tambahan sebagai bentuk antisipasi.
"Prediksi kami puncak arus terjadi sekitar tanggal 24-25 Desember dan setelah itu baru sekitar tanggal 1," ujarnya.
Hingga kemarin, kata dia, jumlah penumpang masih dalam kondisi normal. Namun, sambung Wawan, untuk tiket hingga tanggal 5 Januari sendiri sudah habis terjual. Yang kemungkinan tersisa adalah tiket untuk kereta tambahan.
"Itu pun yang kereta tambahan sudah terjual sekitar 50 hingga 60 persen," ujarnya.
Dikatakannya, pengoperasian kereta tambahan akan dilakukan melihat perkembangan penumpang. Yang jelas, PT KAI Daop 3 Cirebon bisa menjalankan 4 kereta tambahan. Yakni dua kereta Cirebon Ekspres dan dua kereta Argojati.
Terkait kereta Ciremai Ekspres, Wawan memastikan untuk tahun ini belum dioperasikan kereta tambahan.
"Sementara ini belum dan bisa dipastikan tidak ada kereta tambahan. Mungkin nanti tahun 2014, untuk Ciremai Ekspres bisa kami tambah frekuensi pemberangkatan," ujarnya.
Dijelaskan Wawan, dua kereta Cirebon Ekspres akan dioperasikan pada tanggal 24, 25, 27, 29, 30 Desember dan tanggal 3,5 Januari. Untuk Argojati tambahan sendiri akan dioperasikan pada tanggal 24, 25, 31 Desember dan 1 Januari pada jam 11.45.
"Selain kereta tambahan, antisipasi lainnya juga kami lakukan dengan membuka posko keamanan dan juga layanan data," tukasnya. (kmg)
Sumber
Hari Ini Lonjakan Penumpang KA
Selasa, 24 Desember 2013 | 24.12.13

KEJAKSAN - Penumpang kereta api (KA) diprediksi akan mengalami lonjakan hari ini, Selasa (24/12). Menurut Vice President PT KAI Daop 3, Wawan Ariyanto, lonjakan akan terjadi sekitar 10-20 persen.
Yang jelas, lanjut dia, pihaknya telah menyiapkan sejumlah kereta tambahan sebagai bentuk antisipasi.
"Prediksi kami puncak arus terjadi sekitar tanggal 24-25 Desember dan setelah itu baru sekitar tanggal 1," ujarnya.
Hingga kemarin, kata dia, jumlah penumpang masih dalam kondisi normal. Namun, sambung Wawan, untuk tiket hingga tanggal 5 Januari sendiri sudah habis terjual. Yang kemungkinan tersisa adalah tiket untuk kereta tambahan.
"Itu pun yang kereta tambahan sudah terjual sekitar 50 hingga 60 persen," ujarnya.
Dikatakannya, pengoperasian kereta tambahan akan dilakukan melihat perkembangan penumpang. Yang jelas, PT KAI Daop 3 Cirebon bisa menjalankan 4 kereta tambahan. Yakni dua kereta Cirebon Ekspres dan dua kereta Argojati.
Terkait kereta Ciremai Ekspres, Wawan memastikan untuk tahun ini belum dioperasikan kereta tambahan.
"Sementara ini belum dan bisa dipastikan tidak ada kereta tambahan. Mungkin nanti tahun 2014, untuk Ciremai Ekspres bisa kami tambah frekuensi pemberangkatan," ujarnya.
Dijelaskan Wawan, dua kereta Cirebon Ekspres akan dioperasikan pada tanggal 24, 25, 27, 29, 30 Desember dan tanggal 3,5 Januari. Untuk Argojati tambahan sendiri akan dioperasikan pada tanggal 24, 25, 31 Desember dan 1 Januari pada jam 11.45.
"Selain kereta tambahan, antisipasi lainnya juga kami lakukan dengan membuka posko keamanan dan juga layanan data," tukasnya. (kmg)
Sumber
Labels:
Berita
24.12.13

JAKARTA - Libur Natal dan Tahun baru dimanfaatkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menaikkan tarif. KAI berpatok pada batas atas yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Ya tentu saja menggunakan tarif batas atas, karena moment liburan Natal dan Tahun Baru merupakan kesempatan meraih pendapatan," ujar Kepala Humas Daop 1 Jakarta Sukendar Mulya pada JPNN.com, Sabtu (21/12).
Menurutnya tak ada yang salah bila pihaknya menaikan tarif KA di saat libur panjang ini. Sebab di saat terjadi lonjakan penumpang pada masing-masing jalur, maka Kepala Daerah Operasi (Kadaop) diperkenankan memberlakukan tarif dengan mendekati atau sama dengan batas atas. Sebaliknya, bila minat penumpang terhadap jalur KA rendah maka Kadaop juga diperkenankan memberlakukan tarif pada batas bawah.
"Jadi boleh dong BUMN setingkat PT KAI mendapat keuntungan karena prinsip bisnis dan prinsip ekonomi," tukas Sukendar.
Dihubungi terpisah, hal senada juga dikatakan Kepala Humas PT KAI, Sugeng Priyono. Dia menuturkan bahwa harga tiket KA saat ini sudah seperti harga tiket pesawat yang sewaktu-waktu bisa berubah.
"Tentu kita mengikuti aturan dengan berpatokan pada tarif batas atas. Kalau ditanya kenaikan harga tiketnya berapa, saya enggak bisa sebut secara detail. Karena kita (KA) ini seperti transportasi lainnya, kayak harga tiket pesawat. Harga bisa berubah-ubah tergantung tanggal pembelian. Yang jelas harga tiket kereta masih manusiawi lah kenaikannya," pungkas Sugeng. (chi/jpnn)
Sumber
KAI Manfaatkan Libur Natal Dan Tahun Baru

JAKARTA - Libur Natal dan Tahun baru dimanfaatkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menaikkan tarif. KAI berpatok pada batas atas yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Ya tentu saja menggunakan tarif batas atas, karena moment liburan Natal dan Tahun Baru merupakan kesempatan meraih pendapatan," ujar Kepala Humas Daop 1 Jakarta Sukendar Mulya pada JPNN.com, Sabtu (21/12).
Menurutnya tak ada yang salah bila pihaknya menaikan tarif KA di saat libur panjang ini. Sebab di saat terjadi lonjakan penumpang pada masing-masing jalur, maka Kepala Daerah Operasi (Kadaop) diperkenankan memberlakukan tarif dengan mendekati atau sama dengan batas atas. Sebaliknya, bila minat penumpang terhadap jalur KA rendah maka Kadaop juga diperkenankan memberlakukan tarif pada batas bawah.
"Jadi boleh dong BUMN setingkat PT KAI mendapat keuntungan karena prinsip bisnis dan prinsip ekonomi," tukas Sukendar.
Dihubungi terpisah, hal senada juga dikatakan Kepala Humas PT KAI, Sugeng Priyono. Dia menuturkan bahwa harga tiket KA saat ini sudah seperti harga tiket pesawat yang sewaktu-waktu bisa berubah.
"Tentu kita mengikuti aturan dengan berpatokan pada tarif batas atas. Kalau ditanya kenaikan harga tiketnya berapa, saya enggak bisa sebut secara detail. Karena kita (KA) ini seperti transportasi lainnya, kayak harga tiket pesawat. Harga bisa berubah-ubah tergantung tanggal pembelian. Yang jelas harga tiket kereta masih manusiawi lah kenaikannya," pungkas Sugeng. (chi/jpnn)
Sumber
Labels:
Berita
24.12.13

Maskapai penerbangan Trigana Air Service mengaku tidak menaikkan harga tiket meskipun liburan Natal dan Tahun Baru sudah sangat dekat. Menurut Trigana, dalam menaikkan harga tiket tidak bisa dilakukan sembarangan karena sudah diatur oleh pemerintah.
“Untuk harga tiket, kami tidak bisa naikkan sembarangan, semua ada regulasinya. Sementara di pihak lain, kami selalu berhadapan dengan kurs dollar yang selalu berubah-ubah dan cenderung naik. Naiknya harga dollar ini berpengaruh dengan harga avtur yang setiap hari kami gunakan,” ujar Area Manager Trigana Air Service Jayapura Bustomi Eka Prayitno.
Bustomi menegaskan, saat ini Trigana Air belum menaikkan harga di atas tarif yang telah diatur oleh pemerintah. Jika masyarakat di luar ada yang mengaku membeli tiket di atas harga rata-rata, pihaknya mengatakan bahwa hal itu terjadi karena ulah para calo yang berkeliaran di bandara. “Operator tidak bisa menaikkan harga seenaknya karena harga tiket terpantau terus dan sudah ada batasannya,” ujarnya lebih lanjut.
Menurut Bustomi, saat ini semua maskapai penerbangan mengalami dilema akibat dollar yang terus menguat terhadap rupiah dan berpengaruh besar bagi operasional maskapai penerbangan, dimana 60 persen dibayarkan dalam bentuk dollar, menyebabkan keuntungan yang didapatkan menjadi sangat kecil.
“Dibalik semua permasalahan yang dihadapi, kami berkomitmen tidak menaikkan harga tiket, meskipun permintaan tiket menjelang Natal dan Tahun Baru terus meningkat. Tiket tidak akan melewati batas maksimum yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ungkap Bustomi lebih lanjut.
Bustomi menambahkan, Trigana Air siap mengakomodir permintaan penumpang di Papua, khususnya di wilayah pegunungan, dengan memindahkan pesawat Boeing 737-200 dari Kalimantan ke Jayapura. “Kita selalu siap mengcover kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru, baik itu untuk angkutan penumpang maupun kargo. Dari jauh-jauh hari sebelumnya sudah disiapkan, jadi kami siap menghadapi semua ini,” jelasnya.
Sumber
Jelang Natal dan Tahun Baru, Trigana Air Tidak Naikkan Harga Tiket

Maskapai penerbangan Trigana Air Service mengaku tidak menaikkan harga tiket meskipun liburan Natal dan Tahun Baru sudah sangat dekat. Menurut Trigana, dalam menaikkan harga tiket tidak bisa dilakukan sembarangan karena sudah diatur oleh pemerintah.
“Untuk harga tiket, kami tidak bisa naikkan sembarangan, semua ada regulasinya. Sementara di pihak lain, kami selalu berhadapan dengan kurs dollar yang selalu berubah-ubah dan cenderung naik. Naiknya harga dollar ini berpengaruh dengan harga avtur yang setiap hari kami gunakan,” ujar Area Manager Trigana Air Service Jayapura Bustomi Eka Prayitno.
Bustomi menegaskan, saat ini Trigana Air belum menaikkan harga di atas tarif yang telah diatur oleh pemerintah. Jika masyarakat di luar ada yang mengaku membeli tiket di atas harga rata-rata, pihaknya mengatakan bahwa hal itu terjadi karena ulah para calo yang berkeliaran di bandara. “Operator tidak bisa menaikkan harga seenaknya karena harga tiket terpantau terus dan sudah ada batasannya,” ujarnya lebih lanjut.
Menurut Bustomi, saat ini semua maskapai penerbangan mengalami dilema akibat dollar yang terus menguat terhadap rupiah dan berpengaruh besar bagi operasional maskapai penerbangan, dimana 60 persen dibayarkan dalam bentuk dollar, menyebabkan keuntungan yang didapatkan menjadi sangat kecil.
“Dibalik semua permasalahan yang dihadapi, kami berkomitmen tidak menaikkan harga tiket, meskipun permintaan tiket menjelang Natal dan Tahun Baru terus meningkat. Tiket tidak akan melewati batas maksimum yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ungkap Bustomi lebih lanjut.
Bustomi menambahkan, Trigana Air siap mengakomodir permintaan penumpang di Papua, khususnya di wilayah pegunungan, dengan memindahkan pesawat Boeing 737-200 dari Kalimantan ke Jayapura. “Kita selalu siap mengcover kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru, baik itu untuk angkutan penumpang maupun kargo. Dari jauh-jauh hari sebelumnya sudah disiapkan, jadi kami siap menghadapi semua ini,” jelasnya.
Sumber
Labels:
Berita
23.12.13

Purwokerto (ANTARA News) - Seorang petani dilaporkan menghentikan kereta api (KA) Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya yang melintas pada jalur antara Stasiun Maos dan Stasiun Sikampuh, Kabupaten Cilacap, karena ada rel gompal yang dapat membahayakan perjalanan KA.
"Peristiwa itu terjadi tadi siang, sekitar pukul 14.05 WIB, saat KA Argo Wilis melintas dari arah barat (Bandung, red.)," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Surono, di Purwokerto, Jumat petang.
Menurut dia, petani yang menghentikan KA Argo Wilis tersebut bernama Ahmad Suryadi (45), warga Desa Mrenek RT 03 RW 06, Kecamatan Maos.
Saat melintasi rel di kilometer 393+8/9 antara Stasiun Maos dan Stasiun Sikampuh, kata dia, Ahmad Suryadi melihat adanya rel gompal dengan panjang sekitar 10 centimeter.
"Padahal, dari arah barat ada KA Argo Wilis yang akan melintas. Oleh karena itu, Ahmad Suryadi langsung mengambil inisiatif untuk menghentikan KA Argo Wilis dengan melambai-lambaikan kedua tangannya sebagai isyarat kepada masinis karena dia khawatir terhadap keselamatan KA itu," katanya.
Ia mengatakan bahwa masinis Nardi dan asisten masinis Hendra yang sedang bertugas mengemudikan lokomotif KA Argo Wilis pun berusaha menghentikan laju lokomotifnya.
Menurut dia, lokomotif itu akhirnya berhasil dihentikan sebelum melewati rel yang gompal, sehingga KA Argo Wilis dapat diselamatkan dari kemungkinan terjadinya kecelakaan.
"Kondisi rel gompal itu segera dilaporkan ke teknisi jalan rel yang selanjutnya dilakukan perbaikan agar bisa dilalui kereta api dengan aman," katanya.
Setelah menunggu perbaikan rel sekitar 38 menit di dekat lokasi kejadian, kata dia, KA Argo Wilis dengan lokomotif CC 20306 yang membawa enam kereta eksekutif, satu kereta restorasi, dan satu gerbong pembangkit itu kembali meneruskan perjalanannya.
"Kami sungguh sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Ahmad Suryadi terhadap keselamatan kereta api. Sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih PT KAI akan memberikan penghargaan kepada yang bersangkutan," kata Surono. (*)
Sumber
Seorang petani hentikan laju KA karena ada rel gompal
Senin, 23 Desember 2013 | 23.12.13

Purwokerto (ANTARA News) - Seorang petani dilaporkan menghentikan kereta api (KA) Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya yang melintas pada jalur antara Stasiun Maos dan Stasiun Sikampuh, Kabupaten Cilacap, karena ada rel gompal yang dapat membahayakan perjalanan KA.
"Peristiwa itu terjadi tadi siang, sekitar pukul 14.05 WIB, saat KA Argo Wilis melintas dari arah barat (Bandung, red.)," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Surono, di Purwokerto, Jumat petang.
Menurut dia, petani yang menghentikan KA Argo Wilis tersebut bernama Ahmad Suryadi (45), warga Desa Mrenek RT 03 RW 06, Kecamatan Maos.
Saat melintasi rel di kilometer 393+8/9 antara Stasiun Maos dan Stasiun Sikampuh, kata dia, Ahmad Suryadi melihat adanya rel gompal dengan panjang sekitar 10 centimeter.
"Padahal, dari arah barat ada KA Argo Wilis yang akan melintas. Oleh karena itu, Ahmad Suryadi langsung mengambil inisiatif untuk menghentikan KA Argo Wilis dengan melambai-lambaikan kedua tangannya sebagai isyarat kepada masinis karena dia khawatir terhadap keselamatan KA itu," katanya.
Ia mengatakan bahwa masinis Nardi dan asisten masinis Hendra yang sedang bertugas mengemudikan lokomotif KA Argo Wilis pun berusaha menghentikan laju lokomotifnya.
Menurut dia, lokomotif itu akhirnya berhasil dihentikan sebelum melewati rel yang gompal, sehingga KA Argo Wilis dapat diselamatkan dari kemungkinan terjadinya kecelakaan.
"Kondisi rel gompal itu segera dilaporkan ke teknisi jalan rel yang selanjutnya dilakukan perbaikan agar bisa dilalui kereta api dengan aman," katanya.
Setelah menunggu perbaikan rel sekitar 38 menit di dekat lokasi kejadian, kata dia, KA Argo Wilis dengan lokomotif CC 20306 yang membawa enam kereta eksekutif, satu kereta restorasi, dan satu gerbong pembangkit itu kembali meneruskan perjalanannya.
"Kami sungguh sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Ahmad Suryadi terhadap keselamatan kereta api. Sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih PT KAI akan memberikan penghargaan kepada yang bersangkutan," kata Surono. (*)
Sumber
Labels:
Berita
23.12.13

Sehubungan dengan akan dibangunnya Rel Kereta Bandar Udara Internasional Soekarno-Hata yang akan melalui Pintu belakang atau biasa dikenal pintu M1.
Akan diberlakukan Pengalihan Akses Pintu M1, mulai 26 Desember 2013.
Bagi yang dari Tangerang menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan sebaliknya, rutenya sebagai berikut:
1. TANGERANG ke BANDAR UDARA:
Jl. Surya Darma – Jl. Perimeter Selatan – Jl. Husein Sastranegara – Jl. P1 Bandara.
2. BANDAR UDARA – TANGERANG:
Jl. P2 Bandara – Jl. Perimeter Utara – Jl. Surya Darma.
Sedangkan bagi pelintas yang dari Tangerang ke Jakarta & sebaliknya, dapat melalui Rute sebagai berikut:
1. TANGERANG – JAKARTA:
Jl. Daan Mogot – Grogol, atau
Jl. Surya Darma – Jl. Pembangunan III – Jl. Juanda – Jl Garuda – Jl Halim Perdanakusuma – Jl. Husein Sastranegara – Jl. Tol Sedyatmo.
2. JAKARTA – TANGERANG:
Grogol – Jl Daan Mogot, atau
Tol Sedyatmo – Exit Tol Rawa Bokor – Jl. Husein Sastranegara – Jl. Halim Perdanakusuma – Jl. Garuda – Jl. Juanda – Jl. Pembangunan III – Jl Surya Darma.
Sumber
Pengalihan Rute Darat dari dan ke Bandar Udara Soetta

Sehubungan dengan akan dibangunnya Rel Kereta Bandar Udara Internasional Soekarno-Hata yang akan melalui Pintu belakang atau biasa dikenal pintu M1.
Akan diberlakukan Pengalihan Akses Pintu M1, mulai 26 Desember 2013.
Bagi yang dari Tangerang menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan sebaliknya, rutenya sebagai berikut:
1. TANGERANG ke BANDAR UDARA:
Jl. Surya Darma – Jl. Perimeter Selatan – Jl. Husein Sastranegara – Jl. P1 Bandara.
2. BANDAR UDARA – TANGERANG:
Jl. P2 Bandara – Jl. Perimeter Utara – Jl. Surya Darma.
Sedangkan bagi pelintas yang dari Tangerang ke Jakarta & sebaliknya, dapat melalui Rute sebagai berikut:
1. TANGERANG – JAKARTA:
Jl. Daan Mogot – Grogol, atau
Jl. Surya Darma – Jl. Pembangunan III – Jl. Juanda – Jl Garuda – Jl Halim Perdanakusuma – Jl. Husein Sastranegara – Jl. Tol Sedyatmo.
2. JAKARTA – TANGERANG:
Grogol – Jl Daan Mogot, atau
Tol Sedyatmo – Exit Tol Rawa Bokor – Jl. Husein Sastranegara – Jl. Halim Perdanakusuma – Jl. Garuda – Jl. Juanda – Jl. Pembangunan III – Jl Surya Darma.
Sumber
Labels:
Berita
23.12.13

Area Manager Trigana Air Service Jayapura Bustomi Eka Prayitno mengatakan untuk harga tiket, pihaknya tidak bisa naikkan sembarangan, karena semua itu ada regulasinya, meski pun kurs dolar AS selalu berubah dan cenderung naik yang mengakibatkan harga bahan bakar meningkat.
“Meskipun demikian operator tidak bisa menaikan harga seenaknya, sebab harga harga tiket terpantau terus dan sudah ada batasannya,” Senin (23/12/2013).
Menurutnya, sampai saat ini belum ada kenaikan harga, meskipun di luar ada masyarakat yang mengaku membeli harga tiket di atas rata rata, pihaknya menegaskan bahwa kenaikan itu akibat ulah dari para calo yang kerap berkeliaran di sekitar bandara.
“Namun di balik semua masalah yang dihadapi tersebut, pihak kami tetap komitmen tidak akan menaikan harga tiket, meskipun permintaan jelang natal dan tahun baru ini terus meningkat, dan tidak akan melewati batas maksimum harga tiket Rp900.000,- yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Sumber
Trigana Air Service Tak Naikkan Harga Tiket

Area Manager Trigana Air Service Jayapura Bustomi Eka Prayitno mengatakan untuk harga tiket, pihaknya tidak bisa naikkan sembarangan, karena semua itu ada regulasinya, meski pun kurs dolar AS selalu berubah dan cenderung naik yang mengakibatkan harga bahan bakar meningkat.
“Meskipun demikian operator tidak bisa menaikan harga seenaknya, sebab harga harga tiket terpantau terus dan sudah ada batasannya,” Senin (23/12/2013).
Menurutnya, sampai saat ini belum ada kenaikan harga, meskipun di luar ada masyarakat yang mengaku membeli harga tiket di atas rata rata, pihaknya menegaskan bahwa kenaikan itu akibat ulah dari para calo yang kerap berkeliaran di sekitar bandara.
“Namun di balik semua masalah yang dihadapi tersebut, pihak kami tetap komitmen tidak akan menaikan harga tiket, meskipun permintaan jelang natal dan tahun baru ini terus meningkat, dan tidak akan melewati batas maksimum harga tiket Rp900.000,- yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Sumber
Labels:
Berita
23.12.13

Mengantisipasi lonjakan penumpang, beberapa maskapai nasional telah mengajukan penambahan penerbangan baik dari Denpasar, Bali ke beberapa kota di Indonesia ataupun sebaliknya.
Data yang masuk di Angkasa Pura I Ngurah Rai menyebutkan, beberapa maskapai penerbangan mengajukan extra flight yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Citilink dan Air Asia. Selain itu penerbangan dari Denpasar menuju Cengkareng, Ujung Pandang, Bandung dan Jogjakarta juga ditambah.
“Kami siap melayani semua penerbangan tambahan selama libur panjang natal dan tahun baru,” jelas Co General Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai Gusti Ngurah Ardita, Minggu (22/12/2013).
Dengan penambahan penerbangan itu setidaknya dapat mengangkut untuk 25.402 penumpang. Di pihak lain, Humas Angkasa Pura I Ngurah Rai, Sherly Yunita menjelaskan penerbangan tambahan yang diajukan beberapa maskapai itu mulai 22 Desember 2013 sampai dengan 4 Januari 2014.
Dibanding tahun 2012 lalu, tambahan penerbangan tahun ini mengalami peningkatan hingga 91 persen di mana tahun lalu hanya ada 76 extra flight.
Posko tersebut melibatkan petugas gabungan Angkasa Pura I, Otoritas Bandara, TNI AU, Kepolisian Kawasan Udara dan kantor Kesehatan Pelabuhan. (*)
Sumber
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Siapkan 145 Extra Flight

Mengantisipasi lonjakan penumpang, beberapa maskapai nasional telah mengajukan penambahan penerbangan baik dari Denpasar, Bali ke beberapa kota di Indonesia ataupun sebaliknya.
Data yang masuk di Angkasa Pura I Ngurah Rai menyebutkan, beberapa maskapai penerbangan mengajukan extra flight yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Citilink dan Air Asia. Selain itu penerbangan dari Denpasar menuju Cengkareng, Ujung Pandang, Bandung dan Jogjakarta juga ditambah.
“Kami siap melayani semua penerbangan tambahan selama libur panjang natal dan tahun baru,” jelas Co General Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai Gusti Ngurah Ardita, Minggu (22/12/2013).
Dengan penambahan penerbangan itu setidaknya dapat mengangkut untuk 25.402 penumpang. Di pihak lain, Humas Angkasa Pura I Ngurah Rai, Sherly Yunita menjelaskan penerbangan tambahan yang diajukan beberapa maskapai itu mulai 22 Desember 2013 sampai dengan 4 Januari 2014.
Dibanding tahun 2012 lalu, tambahan penerbangan tahun ini mengalami peningkatan hingga 91 persen di mana tahun lalu hanya ada 76 extra flight.
Posko tersebut melibatkan petugas gabungan Angkasa Pura I, Otoritas Bandara, TNI AU, Kepolisian Kawasan Udara dan kantor Kesehatan Pelabuhan. (*)
Sumber
Labels:
Berita