Latest Post

Biaya Tinggi, Paksa Indonesia AirAsia Tutup Banyak Rute Domestik

Jumat, 16 Mei 2014 | 16.5.14

Indonesia AirAsia telah menutup banyak rute penerbangan domestik, khususnya dari hub Makassar. Bahkan hub terbaru Indonesia AirAsia itu sekarang sudah dibubarkan dengan pentutupan sejumlah rute penerbangan, seperti Makassar-Jakarta, Makassar-Balikpapan, dan Makassar-Manado. Mulai 1 Juni 2014, Indonesia AirAsia giliran menutup rute penerbangan Makassar-Denpasar dan Makassar-Surabaya.

Manajer Komunikasi Indonesia AirAsia Audrey Progastama Petriny mengaku bahwa rute penerbangan domestik memiliki biaya operasional yang tinggi, sehingga tidak rute-rute tadi tidak ekonomis untuk dipertahankan. “Dari sisi komersil, biaya penerbangan domestik terus meningkat. Akibatnya, demi efisiensi dengan sangat terpaksa rute dihentikan,” katanya.

Selain menutup dua rute domestik Makassar-Surabaya dan Makassar-Denpasar, pada 1 Juni nanti Indonesia AirAsia juga menutup tiga rute penerbangan internasional, di antaranya Surabaya-Bangkok, Bandung-Johor Baru, dan Jakarta-Johor Baru.
Audrey mengaku bahwa setelah menutup sejumlah rute penerbangan itu pihak Indonesia AirAsia akan memaksimalkan pesawat untuk menambah frekuensi penerbangan pada sejumlah rute yang dimilikinya, seperti Jakarta-Surabaya, Bandung-Surabaya, Bandung-Pekanbaru, Bandung-Kuala Lumpur, dan Bandung-Singapura.

Nantinya, AirAsia Group hanya melayani satu penerbangan dari Makassar, yakni penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur yang operasikan oleh Malaysia AirAsia sebanyak empat kali seminggu karena sebelumnya Indonesia AirAsia juga sudah menutup rute penerbangan internasional Makassar-Singapura.

Sumber

Batik Air akan Layani Rute Makassar - Biak - Timika

Selasa, 29 April 2014 | 29.4.14


Anak perusahaan Lion Group yang bergerak dalam segmen penerbangan full service, Batik Air, dikabarkan akan membuka rute penerbangan baru yang menghubungkan antara Makassar dengan Biak dan Timika. Menurut rencana, rute Makassar-Biak-Timika akan mulai dilayani pada 14 Mei 2014.

Area Manager Lion Air Makassar Ronny Paslah menuturkan pada Jumat, 25 April 2014, Batik Air akan menerbangi rute baru ini setiap hari dengan menggunakan pesawat Boeing 737-900ER yang berkapasitas 180 kursi, terbagi dalam 12 kursi kelas bisnis dan 168 kursi kelas ekonomi.

Dengan dibukanya rute ini akan semakin memperluas jaringan rute penerbangan Batik Air, sekaligus untuk menggairahkan kunjungan bisnis dan wisatawan ke kawasan Indonesia Timur. “Kami harap penerbangan ini bisa membuka peluang dan pasar baru di kawasan timur terutama penumpang yang ingin berbisnis dan berwisata ke rute tersebut,” katanya.

Ronny optimis rute penerbangan baru dari Makassar ke Biak dan Timika ini akan diminati oleh penumpang, bahkan perusahaan menargetkan tingkat okupansi 80 persen di setiap penerbangan. Apalagi Batik Air memberikan berbagai fasilitas dan layanan selayaknya maskapai penerbangan full service namun dengan tarif yang kompetitif.

Sumber

Garuda Indonesia Akan Luncurkan Penerbangan Surabaya - Ambon


Garuda Indonesia melalui sub-brand Explore Jet akan meluncurkan kembali rute penerbangan Surabaya-Ambon nonstop mulai 1 Mei 2014. Sebelumnya Garuda Indonesia pernah melayani rute penerbangan Surabaya-Ambon namun akhirnya ditutup.

Menurut rencana, Garuda Indonesia Explore Jet akan melayani rute penerbangan ini setiap hari dengan menggunakan pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen berkapasitas 96 kursi. GA450 akan melayani penerbangan dari Surabaya dengan keberangkatan pukul 10.00 WIB dan tiba di Ambon pukul 14.40 WITA. Sedangkan penerbangan kembali dioperasikan oleh GA451 dengan jadwal keberangkatan dari Ambon pukul 15.20 WITA dan kembali mendarat di Surabaya pukul 15.55 WIB.

Explore Jet merupakan sub-brand dari Garuda Indonesia yang khusus melayani penerbangan menggunakan pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen. Saat ini Explore Jet telah mengoperasikan 13 pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen yang ditempatkan di beberapa hub, seperti Makassar, Balikpapan, dan Medan. Hingga tahun 2015, Garuda Indonesia Explore Jet diperkirakan akan menerima tambahan lima pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen, sehingga armada sub-brand ini akan menjadi 18 pesawat di akhir 2015.


Sumber

Indonesia AirAsia Luncurkan Kartu Kredit Co-Brand dengan CIMB Niaga

Selasa, 22 April 2014 | 22.4.14


Maskapai penerbangan berbiaya rendah, Indonesia AirAsia, bekerja sama dengan CIMB Niaga meluncurkan kartu kredit co-brand AirAsia. Dengan kartu kredit tersebut akan semakin memudahkan pelanggan kedua perusahaan yang gemar travelling. “Kerja sama ini merupakan bagian program loyalty kami rekan kerja kami. Kami peruntukan kepada pelanggan AirAsia yang suka travelling,” Direktur Komersial Indonesia AirAsia Andy Adrian.

Melalui kartu kredit tersebut, Indonesia AirAsia berupaya untuk semakin mendekatkan diri kepada pelanggan dengan berbagai keuntungan, seperti tiket gratis bagi pengguna dan pengguna akan mendapatkan poin setiap kali bertransaksi dengan kartu kredit yang bisa ditukarkan dengan produk AirAsia.

Hal serupa juga di katakan oleh Samir Gupta, Direktur CIMB Niaga yang mengatakan bahwa kartu tersebut diperuntukan kepada pengguna yang suka berpergian dan melihat semakin besarnya pemesanan tiket dengan transaksi online. a

Saat ini Indonesia AirAsia melayani penerbangan domestik dan internasional dengan menggunakan 30 pesawat Airbus A320. Jaringan rute penerbangan yang dimiliki maskapai penerbangan ini akan semakin luas jika digabungkan dengan jaringan yang dimiliki oleh seluruh maskapai penerbangan anggota AirAsia Group.


Sumber

Airport Tax di Empat Bandara Resmi Naik pada Hari Ini

Rabu, 02 April 2014 | 2.4.14


Rencana Angkasa Pura I selaku pengelola bandara di kawasan timur untuk menaikkan tarif Passenger Service Charge (PSC) di empat bandara telah direalisasikan mulai hari ini, Selasa (1/4/2014). Keempat bandara yang mengalami kenaikan tarif airport tax mulai hari ini adalah Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sepinggan Balikpapan, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Lombok Praya.

Bandara Juanda dan Bandara Sepinggan mengalami kenaikan tarif yang sama menjadi Rp 75.000 untuk penerbangan domestik dan Rp 200.000 untuk penerbangan internasional. Sedangkan Bandara Sultan Hasanuddin mengalami kenaikan menjadi Rp 50.000 untuk penerbangan domestik dan Rp 150.000 untuk penerbangan internasional, sementara airport tax di Bandara Lombok Praya dipatok dengan harga Rp 45.000 untuk penerbangan domestik dan Rp 150.000 untuk penerbangan internasional.

Selain itu, Angkasa Pura I juga akan menaikkan tarif airport tax di Bandara Ngurah Rai Denpasar menjadi Rp 75.000 untuk penerbangan domestik dan Rp 200.000 untuk penerbangan internasional. Namun, kenaikan airport tax di Bandara Ngurah Rai baru berlaku pada 1 Agustus 2014 karena pengembangan bandara ini belum selesai hingga sekarang.

Menanggapi kenaikan airport tax ini, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi meminta kepada Angkasa Pura I untuk meningkatkan standar pelayanan agar memberikan keadilan bagi calon penumpang pesawat udara yang menggunakan jasa bandara.

“Dari sisi konsumen atau pengguna bandara, kenaikan itu harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan. Jadi standar pelayanan minimal itu harus benar-benar terukur dengan jelas. Jangan sampai ada kenaikan tapi tidak ada perubahan dalam pelayanan,” kata Tulus Abadi di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurut Tulus, fasilitas dasar yang menjadi kebutuhan para penumpang dan harus diberikan pengelola bandara antara lain toilet yang bersih, kapasitas tempat ibadah yang mencukupi, dan fasilitas internet melalui WiFi secara gratis. Berbagai fasilitas ini harus benar-benar dirasakan oleh penumpang.


Sumber

Free Baggage Allowance Citilink



Garuda Indonesia Terbang Langsung dari Jakarta ke Palu

Senin, 17 Maret 2014 | 17.3.14


Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia meluncurkan layanan penerbangan langsung yang menghubungkan antara Jakarta dengan Palu di Sulawesi Tengah. Rute itu dioperasikan dengan pesawat Boeing 737-800 yang memiliki kapasitas sebanyak 156 kursi dengan frekuensi satu penerbangan sehari.

Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer mengatakan, pembukaan rute ini akan memberikan opsi yang lebih banyak bagi penumpang dari Jakarta yang akan ke Palu maupun sebaliknya. “Penerbangan langsung Jakarta-Palu PP ini merupakan bagian dari program pengembangan jaringan Garuda Indonesia, khususnya di wilayah timur Indonesia,” kata Erik.

Menurut Erik, Palu merupakan pasar penerbangan yang cukup potensial untuk dikembangkan karena pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah tergolong tinggi. Dengan demikian, Palu juga mulai dilirik oleh kalangan pebisnis untuk melakukan investasi. “Kami berharap dengan hadirnya Garuda melayani rute ini dapat membantu usaha-usaha pemerintah daerah untuk terus mengembangkan daerah ini,” katanya.

Penerbangan dari Jakarta tujuan Palu menggunakan nomor penerbangan GA622 yang diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 18.10 WIB dan tiba di Palu pukul 21.55 WITA. Sementara itu, rute sebaliknya menggunakan nomor penerbangan GA623 dengan jadwal keberangkatan dari Bandara Mutiara pukul 07.20 WITA dan mendarat di Jakarta pukul 08.50 WIB.


Sumber