Latest Post
26.11.13
Yogyakarta dan Semarang Bakal Punya Bandara Baru
Selasa, 26 November 2013 | 26.11.13
Jakarta - Untuk mempersiapkan besarnya pertumbuhan dunia penerbangan di Indonesia, PT Angkasa Pura I melakukan sejumlah pembenahan. BUMN operator bandara ini berencana membangun bandara baru di sejumlah daerah.
Direktur Human Capital dan General Affair Angkasa Pura I Daan Achmad mengatakan, sejumlah bandara yang akan dibangun antara lain adalah bandara baru di Yogyakarta dan di Semarang.
"Untuk bandara baru di Yogyakarta akan dibangun di wilayah Kulon Progo. Karena bandara yang sekarang sudah tidak bisa diperluas lagi, nanti akan dikembalikan ke TNI lahannya," ujar Daan saat berkunjung ke kantor detikcom, Senin (25/11/2013).
Sementara untuk bandara di Semarang, akan dibangun baru di atas lahan milik TNI AD. Angkasa Pura I saat ini sedang membangun Bandara Sepinggan di Balikpapan yang berkelas internasional.
Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo sebelumnya pernah mengatakan, biaya pembangunan bandara baru di Yogyakarta diperkirakan Rp 6 triliun. 'The New Yogyakarta Airport' ini akan dilengkapi fasilitas transportasi kereta bandara layaknya Bandara Kuala Namu di Sumatera Utara.
Bandara lama Yogyakarta, yaitu Adisutjipto, saat ini sudah sangat padat. Data per tahun 2012, volume penumpang domestik dan internasional mencapai 4.998.028 penumpang per tahun. Apalagi jadwal penerbangan komersial kerap terganggu karena ada aktivitas pesawat militer.
Bandara baru Yogyakarta ini rencananya bisa beroperasi 2016, saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.
Tahun depan, Angkasa Pura I berencana menggelontorkan investasi Rp 5,6 triliun. Dana ini akan digunakan antara lain untuk pembangunan bandara Sepinggan, lalu bandara Semarang Rp 1,3 triliun. Untuk Yogyakarta, tidak disampaikan berapa dana investasi yang akan digelontorkn tahun depan.
Jumlah bandara yang dikelola Angkasa Pura I saat ini adalah 13 bandara, yang lokasinya di wilayah tengah hingga timur Indonesia. Dari 13 bandara ini, Angkasa Pura I mempekerjakan 8.000 pegawai, termasuk outsourcing.
Guna menghadapi perkembangan dunia penerbangan di Indonesia, Angkasa Pura I berencana membentuk Airport University. Sifatnya bukan pendidikan formal, namun lebih untuk melatih para calon pegawainya dengan pendidikan khusus kejuruan bandara.
"Jadi nanti kami akan merekrut pegawai lulusan SMA dan akan dilatih bisnis kebandaraan. Belajar bisnis airport. Ini akan kita mulai tahun depan. Mungkin sifatnya seperti AKABRI, kami berharap Airport University ini akan menjadi pusat pelajaran airport. Saat ini Airport University hanya ada di Moskow," kata Daan.
Soal bisnis Angkasa Pura I, Daan mengatakan, sejak tahun lalu Angkasa Pura I kehilangan pendapatan Rp 1 triliun dari bisnis Air Traffic Control (ATC), karena bisnis ATC menjadi BUMN sendiri dalam bentuk Perum Navigasi.
Dalam menyiasati penurunan pendapatan ini, Angkasa Pura I menggenjot bisnis non aero, seperti area komersial di bandara, airport lounge, termasuk area parkir. "Kami juga membuat anak-anak usaha di bidang logistik, properti, hotel, dan bidang support," jelas Daan.
Sebelumnya, 60% pendapatan AP I adalah dari sektor aero, setelah ATC pisah, pendapatan aero dan non aero bandara saat ini berimbang 50:50.
Sumber
Direktur Human Capital dan General Affair Angkasa Pura I Daan Achmad mengatakan, sejumlah bandara yang akan dibangun antara lain adalah bandara baru di Yogyakarta dan di Semarang.
"Untuk bandara baru di Yogyakarta akan dibangun di wilayah Kulon Progo. Karena bandara yang sekarang sudah tidak bisa diperluas lagi, nanti akan dikembalikan ke TNI lahannya," ujar Daan saat berkunjung ke kantor detikcom, Senin (25/11/2013).
Sementara untuk bandara di Semarang, akan dibangun baru di atas lahan milik TNI AD. Angkasa Pura I saat ini sedang membangun Bandara Sepinggan di Balikpapan yang berkelas internasional.
Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo sebelumnya pernah mengatakan, biaya pembangunan bandara baru di Yogyakarta diperkirakan Rp 6 triliun. 'The New Yogyakarta Airport' ini akan dilengkapi fasilitas transportasi kereta bandara layaknya Bandara Kuala Namu di Sumatera Utara.
Bandara lama Yogyakarta, yaitu Adisutjipto, saat ini sudah sangat padat. Data per tahun 2012, volume penumpang domestik dan internasional mencapai 4.998.028 penumpang per tahun. Apalagi jadwal penerbangan komersial kerap terganggu karena ada aktivitas pesawat militer.
Bandara baru Yogyakarta ini rencananya bisa beroperasi 2016, saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.
Tahun depan, Angkasa Pura I berencana menggelontorkan investasi Rp 5,6 triliun. Dana ini akan digunakan antara lain untuk pembangunan bandara Sepinggan, lalu bandara Semarang Rp 1,3 triliun. Untuk Yogyakarta, tidak disampaikan berapa dana investasi yang akan digelontorkn tahun depan.
Jumlah bandara yang dikelola Angkasa Pura I saat ini adalah 13 bandara, yang lokasinya di wilayah tengah hingga timur Indonesia. Dari 13 bandara ini, Angkasa Pura I mempekerjakan 8.000 pegawai, termasuk outsourcing.
Guna menghadapi perkembangan dunia penerbangan di Indonesia, Angkasa Pura I berencana membentuk Airport University. Sifatnya bukan pendidikan formal, namun lebih untuk melatih para calon pegawainya dengan pendidikan khusus kejuruan bandara.
"Jadi nanti kami akan merekrut pegawai lulusan SMA dan akan dilatih bisnis kebandaraan. Belajar bisnis airport. Ini akan kita mulai tahun depan. Mungkin sifatnya seperti AKABRI, kami berharap Airport University ini akan menjadi pusat pelajaran airport. Saat ini Airport University hanya ada di Moskow," kata Daan.
Soal bisnis Angkasa Pura I, Daan mengatakan, sejak tahun lalu Angkasa Pura I kehilangan pendapatan Rp 1 triliun dari bisnis Air Traffic Control (ATC), karena bisnis ATC menjadi BUMN sendiri dalam bentuk Perum Navigasi.
Dalam menyiasati penurunan pendapatan ini, Angkasa Pura I menggenjot bisnis non aero, seperti area komersial di bandara, airport lounge, termasuk area parkir. "Kami juga membuat anak-anak usaha di bidang logistik, properti, hotel, dan bidang support," jelas Daan.
Sebelumnya, 60% pendapatan AP I adalah dari sektor aero, setelah ATC pisah, pendapatan aero dan non aero bandara saat ini berimbang 50:50.
Sumber
Labels:
Berita
25.11.13
Bandara Sepinggan Balikpapan siap beroperasi 24 jam
Senin, 25 November 2013 | 25.11.13
PT Angkasa Pura I Bandara Sepinggan menyatakan bahwa terminal baru Bandara Sepinggan nantinya siap dioperasikan selama 24 jam nonstop. Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang terus tumbuh setiap tahunnya.
“Sebenarnya saat ini pun Bandara kita sudah beroperasi selama 24 jam, hanya saja untuk ATC (Air Traffic Controller) dan security, karena memang belum ada maskapai yang melakukan penerbangan sampai 24 jam,” terang Plt Humas Angkasa Pura I Bandara Internasional Sepinggan Asniar Chairani seperti yang kutip dari Kaltim Post.
Asniar mengatakan, baik dari segi tenaga manusia dan juga fasilitas, Bandara Sepinggan sudah mampu beroperasi selama 24 jam. Namun, kenyataannya hingga kini belum ada maskapai penerbangan yang berminat beroperasi di Bandara Sepinggan selama 24 jam.
“Penerbangan terakhir kan hanya Lion Air dan Garuda Indonesia saja sampai saat ini, jika nanti memang ada yang mengajukan tentu saja Bandara Internasional Sepinggan sudah siap, apalagi dengan beroperasinya terminal baru pada Februari 2014 mendatang,” tambahnya.
Meskipun tidak ada penerbangan setelah lewat jam 12 malam, namun Bandara Internasional Sepinggan tetap beroperasi selama 24 jam , mengingat Bandara yang terletak di wilayah selatan ini menjadi jalur lintasan penerbangan luar negeri, sehingga memang harus bisa beroperasi selama 24 jam. “Kalau semisal nanti butuh bandara terdekat untuk melakukan pendaratan dalam keadaan darurat, maka Bandara Internasional Sepinggan bisa menjadi alternatif,” terang Asniar.
Sumber
“Sebenarnya saat ini pun Bandara kita sudah beroperasi selama 24 jam, hanya saja untuk ATC (Air Traffic Controller) dan security, karena memang belum ada maskapai yang melakukan penerbangan sampai 24 jam,” terang Plt Humas Angkasa Pura I Bandara Internasional Sepinggan Asniar Chairani seperti yang kutip dari Kaltim Post.
Asniar mengatakan, baik dari segi tenaga manusia dan juga fasilitas, Bandara Sepinggan sudah mampu beroperasi selama 24 jam. Namun, kenyataannya hingga kini belum ada maskapai penerbangan yang berminat beroperasi di Bandara Sepinggan selama 24 jam.
“Penerbangan terakhir kan hanya Lion Air dan Garuda Indonesia saja sampai saat ini, jika nanti memang ada yang mengajukan tentu saja Bandara Internasional Sepinggan sudah siap, apalagi dengan beroperasinya terminal baru pada Februari 2014 mendatang,” tambahnya.
Meskipun tidak ada penerbangan setelah lewat jam 12 malam, namun Bandara Internasional Sepinggan tetap beroperasi selama 24 jam , mengingat Bandara yang terletak di wilayah selatan ini menjadi jalur lintasan penerbangan luar negeri, sehingga memang harus bisa beroperasi selama 24 jam. “Kalau semisal nanti butuh bandara terdekat untuk melakukan pendaratan dalam keadaan darurat, maka Bandara Internasional Sepinggan bisa menjadi alternatif,” terang Asniar.
Sumber
Labels:
Berita
25.11.13
Akhir Desember, renovasi bandara halim perdanakusuma selesai
Bandara Halim Perdanakusuma disiapkan untuk melayani penerbangan reguler pada awal Januari 2014 mendatang. Untuk itu, Angkasa Pura II selaku pengelola telah menyiapkan dana yang akan digunakan untuk melakukan renovasi terminal.
Direktur Angkasa Pura II Tri Sunoko mengatakan proses renovasi terminal sedang berlangsung, diharapkan awal Januari 2014 bisa digunakan. “Renovasi ini dimulai sejak awal Oktober dan diharapkan minggu ketiga Desember sudah selesai pengerjaannya,” ujarnya yang dilansir Tempo.
Revitalisasi yang dilakukan oleh Angkasa Pura II di Bandara Halim Perdanakusuma antara lain pembuatan loket tiket, penataan lahan parkir kendaraan, dan perluasan ruang tunggu bagi penumpang. Ruang tunggu ini nantinya mampu menampung tiga penerbangan sekaligus atau sekitar 600 penumpang per jam. Fasilitas lain seperti pintu masuk areal pelaporan, kamera pemantau (CCTV), alarm kebakaran, dan papan informasi penerbangan juga dimaksimalkan.
Sebelumnya, Bandara Halim Perdanakusuma hanya melayani operasional penerbangan militer, charter, VVIP, dan sekolah penerbangan. Hingga kini bandara yang diresmikan Presiden Soeharto pada 1974 itu juga belum melayani penerbangan reguler. Namun, pada Januari 2014 Bandara Halim Perdanakusuma diharapkan bisa melayani penerbangan reguler untuk memecah kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta. Sejumlah maskapai penerbangan telah menyatakan tertarik untuk beroperasi di bandara tersebut, di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Tigerair Mandala, dan Indonesia AirAsia.
Sumber
Direktur Angkasa Pura II Tri Sunoko mengatakan proses renovasi terminal sedang berlangsung, diharapkan awal Januari 2014 bisa digunakan. “Renovasi ini dimulai sejak awal Oktober dan diharapkan minggu ketiga Desember sudah selesai pengerjaannya,” ujarnya yang dilansir Tempo.
Revitalisasi yang dilakukan oleh Angkasa Pura II di Bandara Halim Perdanakusuma antara lain pembuatan loket tiket, penataan lahan parkir kendaraan, dan perluasan ruang tunggu bagi penumpang. Ruang tunggu ini nantinya mampu menampung tiga penerbangan sekaligus atau sekitar 600 penumpang per jam. Fasilitas lain seperti pintu masuk areal pelaporan, kamera pemantau (CCTV), alarm kebakaran, dan papan informasi penerbangan juga dimaksimalkan.
Sebelumnya, Bandara Halim Perdanakusuma hanya melayani operasional penerbangan militer, charter, VVIP, dan sekolah penerbangan. Hingga kini bandara yang diresmikan Presiden Soeharto pada 1974 itu juga belum melayani penerbangan reguler. Namun, pada Januari 2014 Bandara Halim Perdanakusuma diharapkan bisa melayani penerbangan reguler untuk memecah kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta. Sejumlah maskapai penerbangan telah menyatakan tertarik untuk beroperasi di bandara tersebut, di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Tigerair Mandala, dan Indonesia AirAsia.
Sumber
Labels:
Berita
24.11.13
Garuda lirik rute penerbangan ke Raja Ampat
Minggu, 24 November 2013 | 24.11.13
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia tertarik melayani rute penerbangan ke Bandara Marinda di Pulau Waisai, Kabupaten Raja, Papua Barat. Penerbangan ke Raja Ampat memungkinkan bagi Garuda karena maskapai penerbangan nasional itu tidak lama lagi akan mengoperasikan pesawat turboprop ATR 72-600. “Bisa kok dengan pesawat jenis ATR kapasitas 72 seat,” ujar Vice President Garuda Indonesia Eastern Area Of Indonesia Rosyinah Manaf saat berkunjung ke Bandara Marinda seperti dilansir Tribunnews.com, Minggu (24/11/2013).
Rosyinah memaparkan, pesawat ATR 72-600 memiliki kemampuan untuk lepas landas dan mendarat di Bandara Marinda yang memiliki landasan pacu sepanjang 1.200 meter dan lebar 30 meter. Untuk membuka rute ke Raja Ampat, menurut Rosyinah yang perlu diperhatikan adalah jumlah peminat, keselamatan, dan kenyamanan penumpang. “Walau jenis ATR, Garuda tetap menerapkan full service. Para penumpang Garuda tetap diberi makan minum. Juga ada pramugari,” jelas Rosyinah.
Meskipun demikian, Rosyinah belum bisa memastikan kapan Garuda akan melayani rute penerbangan ke Raja Ampat ini. Tapi Rosyinah cukup optimis rute ini bisa beroperasi paling lambat pada tahun 2015 utnuk menggaet wisatawan yang datang ke salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia itu.
Garuda Indonesia telah memesan sebanyak 24 pesawat ATR 72-600 untuk melayani rute-rute jarak dekat dan rute-rute perintis di berbagai destinasi di Indonesia. Pesawat akan datang secara bertahap mulai November tahun ini hingga tahun 2015. “Pemesan pesawat jenis ATR ini dimaksudkan untuk melayani penerbangan ke wilayah-wilayah terpencill di Indonesia,” ujar Rosyinah.
Sumber
Rosyinah memaparkan, pesawat ATR 72-600 memiliki kemampuan untuk lepas landas dan mendarat di Bandara Marinda yang memiliki landasan pacu sepanjang 1.200 meter dan lebar 30 meter. Untuk membuka rute ke Raja Ampat, menurut Rosyinah yang perlu diperhatikan adalah jumlah peminat, keselamatan, dan kenyamanan penumpang. “Walau jenis ATR, Garuda tetap menerapkan full service. Para penumpang Garuda tetap diberi makan minum. Juga ada pramugari,” jelas Rosyinah.
Meskipun demikian, Rosyinah belum bisa memastikan kapan Garuda akan melayani rute penerbangan ke Raja Ampat ini. Tapi Rosyinah cukup optimis rute ini bisa beroperasi paling lambat pada tahun 2015 utnuk menggaet wisatawan yang datang ke salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia itu.
Garuda Indonesia telah memesan sebanyak 24 pesawat ATR 72-600 untuk melayani rute-rute jarak dekat dan rute-rute perintis di berbagai destinasi di Indonesia. Pesawat akan datang secara bertahap mulai November tahun ini hingga tahun 2015. “Pemesan pesawat jenis ATR ini dimaksudkan untuk melayani penerbangan ke wilayah-wilayah terpencill di Indonesia,” ujar Rosyinah.
Sumber
Labels:
Berita
24.11.13
Indonesia Airasia, Bagikan tiket gratis untuk rute internasional
Menjelang akhir tahun 2013, maskapai penerbangan Indonesia AirAsia kembali menghadirkan promo yang selalu dinantikan oleh pelanggannya, yaitu “Kursi Gratis”. Dalam promo kali ini, pelanggan AirAsia bisa terbang bolak-balik ke semua destinasi internasional, seperti Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, Phuket, Perth, Penang, dan Johor Baru dengan harga tiket mulai dari Rp 0.
“Kami senang dapat menghadirkan kembali promo ‘Kursi Gratis’ untuk para pelanggan. Promo ini sangat istimewa karena berlaku di semua hub Indonesia AirAsia yang berada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Makassar. Mereka yang berada di kota-kota tersebut dapat memanfaatkan promo ini untuk melakukan perjalanan bisnis ataupun wisata menuju destinasi internasional yang kami layani seperti Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, Phuket, Perth, Penang, dan Johor Baru,” ujar Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia Dharmadi dalam pers rilis yang diterima Indo-Aviation.
Program promo Kursi Gratis ini berlaku untuk pembelian tiket di website AirAsia, www.airasia.com, mulai dari 25 November hingga 1 Desember 2013, dengan periode perjalanan mulai dari 5 Mei 2014 hingga 31 Januar 2015. Dengan demikian, pelanggan bisa memiliki lebih banyak waktu untuk merencanakan perjalanannya.
Untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang tidak memiliki kartu kredit, Indonesia AirAsia memberikan opsi pembayaran menggunakan kartu debit Mandiri. Pelanggan Indonesia AirAsia yang juga nasabah Bank Mandiri cukup mendaftarkan nomor handphone yang dimiliki ke Customer Service Bank Mandiri agar bisa mendapatkan One Time Password yang digunakan dalam proses pembayaran.
Pilihan pembayaran dengan menggunakan internet banking juga tersedia untuk nasabah Bank BCA dan Bank CIMB.
Selain menawarkan tiket promo Kursi Gratis untuk destinasi internasional, Indonesia AirAsia juga menawarkan harga promo spesial untuk destinasi domestik. Pelanggan bisa terbang bolak-baik menuju Yogyakarta, Makassar, Medan, Surabaya, Pekanbaru, Semarang dan Bandung cukup dengan harga mulai dari Rp 29.000 saja. Penawaran ini berlaku mulai dari 25 Nopember hingga 1 Desember 2013 dengan periode perjalanan yang sama, yaitu mulai dari 5 Mei 2014 sampai 31 Januari 2015.
Sumber
“Kami senang dapat menghadirkan kembali promo ‘Kursi Gratis’ untuk para pelanggan. Promo ini sangat istimewa karena berlaku di semua hub Indonesia AirAsia yang berada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Makassar. Mereka yang berada di kota-kota tersebut dapat memanfaatkan promo ini untuk melakukan perjalanan bisnis ataupun wisata menuju destinasi internasional yang kami layani seperti Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, Phuket, Perth, Penang, dan Johor Baru,” ujar Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia Dharmadi dalam pers rilis yang diterima Indo-Aviation.
Program promo Kursi Gratis ini berlaku untuk pembelian tiket di website AirAsia, www.airasia.com, mulai dari 25 November hingga 1 Desember 2013, dengan periode perjalanan mulai dari 5 Mei 2014 hingga 31 Januar 2015. Dengan demikian, pelanggan bisa memiliki lebih banyak waktu untuk merencanakan perjalanannya.
Untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang tidak memiliki kartu kredit, Indonesia AirAsia memberikan opsi pembayaran menggunakan kartu debit Mandiri. Pelanggan Indonesia AirAsia yang juga nasabah Bank Mandiri cukup mendaftarkan nomor handphone yang dimiliki ke Customer Service Bank Mandiri agar bisa mendapatkan One Time Password yang digunakan dalam proses pembayaran.
Pilihan pembayaran dengan menggunakan internet banking juga tersedia untuk nasabah Bank BCA dan Bank CIMB.
Selain menawarkan tiket promo Kursi Gratis untuk destinasi internasional, Indonesia AirAsia juga menawarkan harga promo spesial untuk destinasi domestik. Pelanggan bisa terbang bolak-baik menuju Yogyakarta, Makassar, Medan, Surabaya, Pekanbaru, Semarang dan Bandung cukup dengan harga mulai dari Rp 29.000 saja. Penawaran ini berlaku mulai dari 25 Nopember hingga 1 Desember 2013 dengan periode perjalanan yang sama, yaitu mulai dari 5 Mei 2014 sampai 31 Januari 2015.
Sumber
Labels:
Berita
24.11.13
Sudah padat, bandara soekarno - hatta tidak terima pembukaan rute baru
Kementerian Perhubungan telah menyatakan bahwa Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak lagi menerima pengajuan pembukaan rute-rute baru karena jadwal penerbangan di bandara utama Indonesia ini sudah sangat padat.
“Kami sudah tidak menerima permohonan pembukaan rute penerbangan baru dari Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta). Kecuali maskapai yang sebelumnya telah memiliki rute dan akan mengoperasikannya kembali,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, seperti yang dilansir Kompas.com.
Akibat padatnya jadwal penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, sebagian penerbangan akan dialihkan ke Bandara Halim Perdanakusuma. Namun saat ini pengelola sedang memperbaiki infrastruktur yang ada di Bandara Halim Perdanakusuma agar siap digunakan untuk penerbangan reguler.
Selama ini Bandara Halim Perdanakusuma digunakan sebagai bandara untuk penerbangan militer, VVIP, charter dan sekolah penerbangan. Sedangkan jumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai 1.215 kali setiap harinya atau rata-rata 63 penerbanganper jam, baik penerbangan domestik maupun internasional.
Sumber
“Kami sudah tidak menerima permohonan pembukaan rute penerbangan baru dari Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta). Kecuali maskapai yang sebelumnya telah memiliki rute dan akan mengoperasikannya kembali,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, seperti yang dilansir Kompas.com.
Akibat padatnya jadwal penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, sebagian penerbangan akan dialihkan ke Bandara Halim Perdanakusuma. Namun saat ini pengelola sedang memperbaiki infrastruktur yang ada di Bandara Halim Perdanakusuma agar siap digunakan untuk penerbangan reguler.
Selama ini Bandara Halim Perdanakusuma digunakan sebagai bandara untuk penerbangan militer, VVIP, charter dan sekolah penerbangan. Sedangkan jumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai 1.215 kali setiap harinya atau rata-rata 63 penerbanganper jam, baik penerbangan domestik maupun internasional.
Sumber
Labels:
Berita
24.11.13
2014, Garuda Indonesia siap terbangi Jakarta - London
Untuk memuaskan para traveler, sejumlah persiapan dilakukan Garuda Indonesia jelang tahun 2014. Salah satunya adalah mereka bakal meluncurkan rute penerbangan Jakarta menuju London.
“Tahun 2014 nanti, kami akan menerbangi rute penerbangan Jakarta-London dengan pesawat Boeing 777 dengan servis first class, business class dan ada economy class itu langsung terbang dari Jakarta ke London. Rencana terbang tahun depan sekitar bulan Mei 2014,” kata Senior Manager Agency Sales Garuda Indonesia, Yakub Bani dilansir detik.com.
Menurutnya, untuk saat ini, Garuda masih menggunakan Boeing 747-400 untuk menerbangi sejumlah rute luar negeri seperti Jakarta ke Narita dan Jakarta menuju Jeddah. Selain London, maskapai plat merah itu juga berencana mengoperasikan Boeing 777 tersebut ke rute lain.
“Untuk Boeing 777 yang baru ini, di tahun 2013 juga sudah menerbangkan rute Jakarta-Shanghai. Nanti juga rencananya akan diterbangkan rute Jakarta-Sydney dalam waktu dekat ini,” tambah Yakub
Yakub menambahkan, rute penerbangan domestik sendiri juga sudah menggunakan pesawat CRJ yang penerbangannya hanya menempuh waktu satu jam perjalanan dan dioperasikan pada rute-rute Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur.
“Rute-rute penerbangan seperti Surabaya-Semarang, Semarang-Denpasar itu kami layani dengan pesawat CRJ. Tapi untuk rute-rute yang dari Jakarta ke luar negeri itu umumnya kami gunakan Boeing 737-800,” kata Yakub.
Sumber
“Tahun 2014 nanti, kami akan menerbangi rute penerbangan Jakarta-London dengan pesawat Boeing 777 dengan servis first class, business class dan ada economy class itu langsung terbang dari Jakarta ke London. Rencana terbang tahun depan sekitar bulan Mei 2014,” kata Senior Manager Agency Sales Garuda Indonesia, Yakub Bani dilansir detik.com.
Menurutnya, untuk saat ini, Garuda masih menggunakan Boeing 747-400 untuk menerbangi sejumlah rute luar negeri seperti Jakarta ke Narita dan Jakarta menuju Jeddah. Selain London, maskapai plat merah itu juga berencana mengoperasikan Boeing 777 tersebut ke rute lain.
“Untuk Boeing 777 yang baru ini, di tahun 2013 juga sudah menerbangkan rute Jakarta-Shanghai. Nanti juga rencananya akan diterbangkan rute Jakarta-Sydney dalam waktu dekat ini,” tambah Yakub
Yakub menambahkan, rute penerbangan domestik sendiri juga sudah menggunakan pesawat CRJ yang penerbangannya hanya menempuh waktu satu jam perjalanan dan dioperasikan pada rute-rute Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur.
“Rute-rute penerbangan seperti Surabaya-Semarang, Semarang-Denpasar itu kami layani dengan pesawat CRJ. Tapi untuk rute-rute yang dari Jakarta ke luar negeri itu umumnya kami gunakan Boeing 737-800,” kata Yakub.
Sumber
Labels:
Berita






