Latest Post

Rute dan travel period #tigerflash periode 6 Februari 2014

Kamis, 06 Februari 2014 | 6.2.14


Rute dan travel period #tigerflash periode 6 Februari 2014:

- jakarta-pekanbaru (13-28 feb);
- pekanbaru-jakarta (13-28 feb);

- jakarta-denpasar (8-28 feb);
- denpasar-jakarta (8-28 feb);

- jakarta-yogyakarta (6-26 feb);
- yogyakarta-jakarta (6-28 feb);

- pekanbaru-singapore (10-28 feb);

- jakarta-surabaya (11-28 feb);
- surabaya-jakarta (10-28 feb).

Sejumlah Rute Tigerair Mandala yang Akan Tutup Sementara


Sehubungan dengan adanya evaluasi jaringan, sejumlah penerbangan Tigerair Mandala akan dihentikan
sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Rencana perubahan ini akan dimulai sejak tanggal berikut :



Pembelian tiket pesawat untuk rute di atas tidak dapat dilakukan untuk sementara. 

Para pelanggan yang telah memiliki tiket untuk seluruh penerbangan tersebut akan segera mendapatkan pemberitahuan serta pemindahan jadwal ke penerbangan Tigerair Mandala (RI) atau Tigerair Singapore (TR), atau pengembalian uang. 

Silakan menghubungi call centre Tigerair Mandala di 021-2939 6688 terkait informasi proses pemindahan jadwal penerbangan atau pengembalian uang.

Sementara itu, untuk rute-rute penerbangan yang tidak terkena dampak evaluasi jaringan akan tetap beroperasi secara normal.

Depresiasi Rupiah, Tigerair Mandala Akan Tutup Sementara Sejumlah Rute


Maskapai Tigerair Mandala terpaksa mengevaluasi jaringan jaringan penerbangan mereka menyusul adanya depresiasi rupiah. Manajer Humas Tiger Air Mandala Lucas Suryanata mengatakan sebagian besar operasional maskapai menggunakan kurs dolar AS sehingga, depresiasi mata uang berdampak negatif terhadap kinerja maskapai tersebut.

“Agar kualitas layanan terhadap konsumen tidak berkurang, kami kemudian melakukan evaluasi jaringan. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar dalam dunia usaha,” ujar Lucas, seperti dilansir Bisnis.com

Lucas mengatakan, akan ada pengurangan dan penghentian rute terbang secara bertahap hingga April 2014, sehubungan dengan evaluasi jaringan itu. Namun, kata dia, evaluasi itu hanya akan berlangsung untuk sementara waktu.

Adapun rute-rute yang dievaluasi yakni Surabaya – Hong Kong akan diberhentikan mulai 10 Februari 2014, Surabaya – Kuala Lumpur dihentikan sementara mulai 11 Februari 2014, dan Jakarta – Kuala Lumpur mulai 18 Februari 2014.

“Selain itu, rute Jakarta – Pekanbaru akan diberhentikan sementara mulai 18 Februari 2014, Medan (Kuala Namu) – Singapura 18 Februari 2014, serta Jakarta – Yogyakarta, Jakarta- Singapura, dan Pekanbaru – Singapura mulai 3 Maret 2014. Rute lainnya, yakni Jakarta – Surabaya dan Surabaya – Bangkok berhenti mulai 17 Maret 2014, dan Jakarta – Hong Kong mulai 11 April 2014,” kata Lucas.

Atas evaluasi jaringan tersebut, Lucas meminta maaf kepada pelanggan dan menyatakan Tigerair Mandala akan berusaha sebaik mungkin untuk memfasilitasi seluruh penumpang yang terkena dampak dari evaluasi jaringan ini. Menurutnya, pelanggan yang telah memiliki tiket seluruh penerbangan tersebut segera mendapatkan pemberitahuan serta pemindahan jadwal ke penerbangan Tigerair Mandala atau Tigerair Singapura atau pengembalian uang tiket.

“Evaluasi jalur itu sudah kami laporkan kepada pihak regulator dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Selain rute yang sudah disebutkan, rute lainnya yakni Jakarta – Bangkok, Jakarta – Denpasar, Jakarta – Pekanbaru, Pekanbaru – Yogyakarta, Yogyakarta – Palembang, Jakarta – Singapura, Surabaya – Singapura, Denpasar – Singapura dan Denpasar – Hong Kong,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Komunikasi Kemenhub Bambang S.Ervan mengatakan evaluasi jaringan tersebut sudah dilaporkan ke Ditjen Perhubungan Udara. “Karena merupakan bagian dari strategi bisnis operator, pemerintah tidak bisa memaksakan agar rute-rute sebelumnya tetap diaktifkan,” ujarnya.


Sumber

Merpati Belum Lapor Penghentian Penerbangan

Senin, 03 Februari 2014 | 3.2.14


TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan belum menerima laporan dari PT Merpati Nusantara Airlines mengenai penghentian penerbangan maskapai itu. "Kalau dalam 21 hari ini kami tidak juga menerima laporan dari manajemen maskapai, maka izin rutenya bisa diberikan kepada airline lain," kata Plt. Kepala Pusat Komunikasi dan Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan saat dihubungi Tempo, Senin, 3 Februari 2014.

Bambang menjelaskan, jika Merpati menyampaikan laporan mengenai penghentian penerbangan itu, maka pemerintah akan memberi waktu hingga 30 hari sebelum pencabutan izin rute dilakukan. Namun apabila tidak melapor maka maskapai hanya diberi waktu selama 21 hari. Jika sudah melewati toleransi waktu tersebut dan ingin beroperasi kembali, maka maskapai harus mengajukan ulang izin rute yang akan dilayani. "Kementerian Perhubungan tidak pernah men-suspend izin rute, itu Merpati sendiri yang melakukan," ucapnya.

Penurunan pemasukan serta kepercayaan masyarakat dan agen menyebabkan kegiatan operasional membuat Merpati menghentikan penerbangan. Padahal, maskapai berpelat merah itu sudah melakukan pemangkasan rute pada 27 Januari 2014 dan hanya mengoperasikan dua Boeing, tiga pesawat MA60, satu pesawat Cassa serta dua pesawat twin otter DHC-6. "Kami terhindar dari Not Otherwise Classified (NOC) 28 Januari, tapi masih ada tanggungan asuransi yang harus dibayar lagi tanggal 11 Februari dan 28 Februari," ujar Direktur Operasional Merpati, Daryanto.

Ia menyebut lima kendala yang dihadapi oleh Merpati. Pertama, sistem reservasi harus dibayar pada 31 Januari 2014. Kedua, tuntutan gaji karyawan yang harus dipenuhi. Ketiga, maskapai wajib melunasi dan melakukan pembayaran untuk termin selanjutnya. Keempat, keterbatasan kemampuan membeli bahan bakar. Kelima, biaya pengembalian tiket.

Oleh karena itu, Daryanto menuturkan, Merpati meniadakan penerbangan hingga 5 Februari mendatang. Selain itu, maskapai itu pun men-suspend semua izin rute hingga akhir Februari 2014. Namun ia mengatakan Merpati akan segera beroperasi kembali di rute-rute tersebut apabila sudah ada kesiapan.


Sumber

Merpati Tak Terbang Sampai 5 Februari 2014


TEMPO.CO , Jakarta: Direktur Operasional PT Merpati Nusantara Airlines, Daryanto mengatakan bahwa maskapai meniadakan penerbangan mulai 1 sampai 5 Februari 2014. Selain itu, semua izin penerbangan Merpati akan disuspen hingga akhir Februari 2014. Langkah tersebut diambil karena pendapatan maskapai semakin menurun seiring dengan rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat.

"Begitu ada kesiapan dan situasi lapangan sudah kondusif, rute tersebut akan kita buka kembali," ujar Daryanto dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 2 Februari 2014.

Sebelumnya untuk menekan biaya operasional, Merpati sudah mengurangi rute penerbangan sejak 27 Januari 2014. Daryanto mengatakan maskapai mempunyai beberapa masalah antara lain tanggungan asuransi yang harus dilunasi pada 11 Februari 2014 dan 28 Februari 2014, sistem reservasi harus di bayar pada 31 Januari 2014 lalu. 


Selain itu ada tuntutan gaji yang harus dipenuhi, ketidakmampuan membeli bahan bakar, dan pengembalian uang tiket yang tidak sedikit.

"Flight kita hanya 2 Boeing, 3 MA60, 1 Cassa dan 2 Dhc6. Akan tetapi itupun tidak bisa kita jalankan. Sehingga sampailah ke titik dimana kita tidak mampu melakukan kegiatan operasional sebagai mana mestinya," ujarnya.


Sumber

Akhir Februari, Garuda Indonesia Beroperasi di Bandara Halim


Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma pada akhir Februari mendatang. Langkah ini menyusul anak usahanya, Citilink Indonesia, yang telah beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma sejak 10 Januari 2014.

Menurut Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Halim Perdanakusuma masih sesuai dengan jadwal semula. “Rencana Garuda masih operasional mungkin di akhir Februari,” ujar Djoko seperti dilansir Liputan6.com.

Garuda Indonesia telah mengajukan 10 slot penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, di antaranya Halim-Surabaya tiga kali sehari, Halim-Semarang dua kali sehari, Halim-Yogyakarta dua kali sehari, Halim-Pontianak satu kali sehari, Halim-Palembang satu kali sehari, dan Halim-Medan satu kali sehari.

Sebelumnya Garuda Indonesia mengatakan akan mulai membangun berbagai fasilitas untuk keperluan penumpang, seperti lounge, setelah mendapatkan kepastian slot penerbangan dari Kementerian Perhubungan. Sedangkan Kementerian Perhubungan baru akan memberikan slot setelah melakukan evaluasi terhadap operasional Citilink.

Bandara Halim Perdanakusuma diaktifkan untuk penerbangan komersial berjadwal guna mengurangi beban di Bandara Soekarno-Hatta yang sudah sangat padat, baik dari segi lalu lintas penumpang maupun lalu lintas pesawat. Selain Citilink dan Garuda Indonesia, Indonesia AirAsia juga akan beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma.


Sumber

Ribuan Karyawan Merpati Nusantara Airlines Terancam di - PHK


Kondisi yang tidak menentu yang dialami PT Merpati Nusantara Airlines membuat karyawan maskapai BUMN tersebut semakin resah. Bahkan mereka kini sudah merasa maskapai tersebut bakal ditutup dan akan ‘dirumahkan’ secara alamiah, karena tidak ada operasi penerbangan.

Bahkan menyusul pengurangan sebagian besar operasi penerbangan, Menteri BUMN Dahlan Iskan mempersilakan karyawan Merpati untuk tidak bekerja hingga gaji mereka dibayarkan. Pernyataan ini membuat sejumlah karyawan sangat khawatir segera ‘dirumahkan’.

“Kalau diteliti secara mendalam tidak ada tanggung jawabnya Dzolim terhadap kelangsungan hidup karyawan beserta keluarganya, padahal Selaku Pemegang Saham dapat memberikan solusi untuk meminta PPA, Pertamina dan Jasindo melalui RUPS,” kata Ketua Serikat Karyawan (Sekar) Merpati Purwanto, Jumat (31/1/2014).

Kenyataannya, jelas Purwanto, pada pekan lalu saja kerja karyawan hanya 50 persen karena ada program seminggu masuk kerja dan seminggu off (libur). Dengan jumlah karyawan sebanyak 2.300 orang, kata Purwanto, sebenarnya karyawan aktifnya sebanyak 1.150-an orang.

Apalagi dengan adanya pengurangan drastis yang dilakukan pekan ini, di mana Merpati hanya mengoperasikan sebanyak 12 rute per hari saja akibat Pertamina stop memberikan avtur bila tidak dibayar kontan. Misalnya di Distrik Surabaya, saat ini kantornya telah sepi, karena Merpati sudah tidak beroperasi di kota itu.

Saat ini maskapai tersebut hanya mengoperasikan rute Ujungpandang -Merauke PP, Denpasar -Dilli PP, Denpasar-Lombok–Bima pp dan Biak-Nabire-Jayapura-Nabire.

“Merpati sejatinya dengan stop avtur dari Pertamina dan asuransi ancam mengeluarkan NOC (no Object Sertificate) sebenarnya Merpati akan stop operasi,” ujar Purwanto.


Sumber