Latest Post
13.6.15

Maskapai penerbangan berbiaya rendah Citilink Indonesia melakukan kerja sama dengan Air Timor untuk membuka rute penerbangan yang menghubungkan antara Denpasar dan Dili. Dalam kerja sama tersebut, Air Timor akan mengoperasikan pesawat Boeing 737-500 yang dimiliki oleh Citilink Indonesia pada rute penerbangan internasional Denpasar-Dili dan sebaliknya.
Kerja sama antara kedua perusahaan penerbangan itu ditandatangani oleh Direktur Keuangan Citilink Indonesia Mega Satria dan Chief Executive Officer Air Timor Belchior Francisco Bento Alves Pereira. “Kerjasama ini tidak sekedar mencerminkan kepentingan bisnis penerbangan semata tetapi juga bertujuan untuk membangun pariwisata di kedua negara sehingga pada akhirnya mampu berkontribusi secara jelas bagi pembangunan Timor Leste, Bali dan juga Indonesia,” kata Mega Satria.
Sementara itu, Pereira mengatakan bahwa Air Timor sudah melakukan kerja sama cukup erat dengan Garuda Indonesia Group. Dia pun beralasan lebih memilih kerja sama dengan Garuda Indonesia Group karena memiliki sejarah keamanan penerbangan yang baik, serta memiliki pelayanan bagus yang membuat penumpang merasa nyaman. “Dengan bertambahnya operasional pesawat Air Timor, maka frekuensi penerbangan charter berjadwal Dili-Denpasar juga akan semakin meningkat. Hal ini merupakan kerjasama yang bagus untuk kedepannya,” kata Pereira.
Seperti diketahui, baru-baru ini Citilink mendapatkan hibah empat pesawat dari induknya, Garuda Indonesia, untuk memenuhi syarat kepemilikan dan pengoperasian pesawat berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Dari empat pesawat itu, satu di antaranya merupakan pesawat Boeing 737-300 dan tiga pesawat lainnya adalah Boeing 737-500. Kerja sama dengan Air Timor sendiri akan efektif mulai 1 September 2015.
Bersama Air Timor, Citilink Layani Penerbangan Denpasar - Dili
Sabtu, 13 Juni 2015 | 13.6.15

Maskapai penerbangan berbiaya rendah Citilink Indonesia melakukan kerja sama dengan Air Timor untuk membuka rute penerbangan yang menghubungkan antara Denpasar dan Dili. Dalam kerja sama tersebut, Air Timor akan mengoperasikan pesawat Boeing 737-500 yang dimiliki oleh Citilink Indonesia pada rute penerbangan internasional Denpasar-Dili dan sebaliknya.
Kerja sama antara kedua perusahaan penerbangan itu ditandatangani oleh Direktur Keuangan Citilink Indonesia Mega Satria dan Chief Executive Officer Air Timor Belchior Francisco Bento Alves Pereira. “Kerjasama ini tidak sekedar mencerminkan kepentingan bisnis penerbangan semata tetapi juga bertujuan untuk membangun pariwisata di kedua negara sehingga pada akhirnya mampu berkontribusi secara jelas bagi pembangunan Timor Leste, Bali dan juga Indonesia,” kata Mega Satria.
Sementara itu, Pereira mengatakan bahwa Air Timor sudah melakukan kerja sama cukup erat dengan Garuda Indonesia Group. Dia pun beralasan lebih memilih kerja sama dengan Garuda Indonesia Group karena memiliki sejarah keamanan penerbangan yang baik, serta memiliki pelayanan bagus yang membuat penumpang merasa nyaman. “Dengan bertambahnya operasional pesawat Air Timor, maka frekuensi penerbangan charter berjadwal Dili-Denpasar juga akan semakin meningkat. Hal ini merupakan kerjasama yang bagus untuk kedepannya,” kata Pereira.
Seperti diketahui, baru-baru ini Citilink mendapatkan hibah empat pesawat dari induknya, Garuda Indonesia, untuk memenuhi syarat kepemilikan dan pengoperasian pesawat berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Dari empat pesawat itu, satu di antaranya merupakan pesawat Boeing 737-300 dan tiga pesawat lainnya adalah Boeing 737-500. Kerja sama dengan Air Timor sendiri akan efektif mulai 1 September 2015.
Labels:
Berita
30.12.14
Garuda akan Kurangi Kursi Kelas Bisnis di Pesawat Boeing 737-800
Selasa, 30 Desember 2014 | 30.12.14
Garuda Indonesia berencana mengurangi kursi kelas bisnis di pesawat Boeing 737-800 yang kebanyakan digunakan untuk melayani rute penerbangan domestik dan regional. Saat ini kursi kelas bisnis di pesawat itu ada 12 kursi, nantinya akan dikurangi menjadi delapan kursi saja.
“Kita rekonfigurasi kompartemen. Kita punya economy class. Tetap kita disiplin dengan status 5-star airlines. Kita adjust kursi kelas bisnis dari 12 kursi menjadi delapan kursi,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di Garuda City Center, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (29/12/2014).
Arif mengatakan, dengan mengurangi kursi kelas bisnis, perusahaan bisa menambah kapasitas kursi di kelas ekonomi antara 15-20 persen. “Itu mampu menurunkan cost per seat. Garuda akhirnya punya daya saing dengan maskapai lain,” paparnya.
Menurut Arif, berdasarkan data selama tiga tahun terakhir ini tingkat keterisian kursi kelas bisnis Garuda Indonesia tergolong rendah, antara 40-50 persen. Dia memprediksi angka ini akan kembali turun setelah pemerintah melarang pejabat dan petinggi BUMN menggunakan layanan kelas bisnis saat perjalanan dinas. “Kita analisa tingkat isian bisnis 40-50 persen selama tiga tahun terakhir. Kebetulan himbauan pemerintah tentang larangan naik kelas bisnis, isian akan drop ke 30 persen,” kata Arif.
Arif menjabarkan, pada tahap awal akan ada 24 pesawat Boeing 737-800 yang akan dikonfigurasi ulang kapasitas tempat duduknya. Itu akan dilakukan sepanjang tahun 2015. “Itu dilakukan pada tahap awal untuk 24 pesawat. Itu pesawat Boeing 737-800. Dilakukan sejalan dengan jadwal maintenance,” tutupnya.
Sumber
“Kita rekonfigurasi kompartemen. Kita punya economy class. Tetap kita disiplin dengan status 5-star airlines. Kita adjust kursi kelas bisnis dari 12 kursi menjadi delapan kursi,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di Garuda City Center, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (29/12/2014).
Arif mengatakan, dengan mengurangi kursi kelas bisnis, perusahaan bisa menambah kapasitas kursi di kelas ekonomi antara 15-20 persen. “Itu mampu menurunkan cost per seat. Garuda akhirnya punya daya saing dengan maskapai lain,” paparnya.
Menurut Arif, berdasarkan data selama tiga tahun terakhir ini tingkat keterisian kursi kelas bisnis Garuda Indonesia tergolong rendah, antara 40-50 persen. Dia memprediksi angka ini akan kembali turun setelah pemerintah melarang pejabat dan petinggi BUMN menggunakan layanan kelas bisnis saat perjalanan dinas. “Kita analisa tingkat isian bisnis 40-50 persen selama tiga tahun terakhir. Kebetulan himbauan pemerintah tentang larangan naik kelas bisnis, isian akan drop ke 30 persen,” kata Arif.
Arif menjabarkan, pada tahap awal akan ada 24 pesawat Boeing 737-800 yang akan dikonfigurasi ulang kapasitas tempat duduknya. Itu akan dilakukan sepanjang tahun 2015. “Itu dilakukan pada tahap awal untuk 24 pesawat. Itu pesawat Boeing 737-800. Dilakukan sejalan dengan jadwal maintenance,” tutupnya.
Sumber
Labels:
Berita
30.12.14
Agar lebih efektif, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut, pencarian hilangnya pesawat Air Asia QZ 8501 akan dibagi dalam beberapa sektor.
“Pencarian dilakukan selain dari Basarnas, TNI dan semua elemen masyarakat, ditambah bantuan dari Malaysia dan Singapura. Pada prmcarian hari kedua ini, dibagi dalam beberapa sektor,” kata Jusuf Kalla
JK mengatakan bahwa proses pencarian pesawat Air Asia A320-200 yang hilang kontak dalam penerbangan dari tak berbatas waktu. Pemerintah Indonesia berusaha keras menemukan lokasi, badan pesawat, dan penumpang pesawat nahas itu.
Menurut JK sebanyak 15 pesawat terbang dan 30 kapal dikerahkan ke lokasi di mana pesawat terbang berpenumpang 155 orang itu hilang kontak dan tak jelas nasibnya. “Belum ada penemuan sama sekali,” kata JK.
Menurutnya, memang bukan perkara mudah untuk mencari pesawat hilang di perairan atau laut dibandingkan hilang di wilayah daratan. Apalagi, sekarang ini cuaca buruk, seringkali mendung, hujan, angin, dan lainnya. “Kita tak putus asa, sehingga waktu pencariannya tak ada batas waktu,” katanya.
JK menyebut, sampai Senin petang, belum ada penemuan material, infrastruktur, barang aksesoris, dan lainnya yang mengindikasikan jatuhnya pesawat terbang. “Penemuan belum ada sama sekali,” tambah JK.
Sumber
Agar Efektif, Pencarian AirAsia Dibagi ke Beberapa Sektor
Agar lebih efektif, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut, pencarian hilangnya pesawat Air Asia QZ 8501 akan dibagi dalam beberapa sektor.
“Pencarian dilakukan selain dari Basarnas, TNI dan semua elemen masyarakat, ditambah bantuan dari Malaysia dan Singapura. Pada prmcarian hari kedua ini, dibagi dalam beberapa sektor,” kata Jusuf Kalla
JK mengatakan bahwa proses pencarian pesawat Air Asia A320-200 yang hilang kontak dalam penerbangan dari tak berbatas waktu. Pemerintah Indonesia berusaha keras menemukan lokasi, badan pesawat, dan penumpang pesawat nahas itu.
Menurut JK sebanyak 15 pesawat terbang dan 30 kapal dikerahkan ke lokasi di mana pesawat terbang berpenumpang 155 orang itu hilang kontak dan tak jelas nasibnya. “Belum ada penemuan sama sekali,” kata JK.
Menurutnya, memang bukan perkara mudah untuk mencari pesawat hilang di perairan atau laut dibandingkan hilang di wilayah daratan. Apalagi, sekarang ini cuaca buruk, seringkali mendung, hujan, angin, dan lainnya. “Kita tak putus asa, sehingga waktu pencariannya tak ada batas waktu,” katanya.
JK menyebut, sampai Senin petang, belum ada penemuan material, infrastruktur, barang aksesoris, dan lainnya yang mengindikasikan jatuhnya pesawat terbang. “Penemuan belum ada sama sekali,” tambah JK.
Sumber
Labels:
Berita
21.10.14
Indonesia AirAsia RUTE BARU dari Jogja
Selasa, 21 Oktober 2014 | 21.10.14
Kami informasikan bahwa saat ini maskapai Airasia Indonesia kini membuka
rute baru Yogyakarta (JOG) - Medan (KNO) efektif mulai tanggal 21
Oktober 2014.
.
Selain itu AirAsia juga memiliki rute baru Medan ke Palembang:
| Jadwal penerbangan Medan – Yogyakarta (direct flight tanpa transit / connecting) | ||||
|---|---|---|---|---|
| Flight No. | From | To | Local Time | |
| ETD | ETA | |||
| QZ 8074 | Medan (KNO) | Yogyakarta (JOG) | 06.15 | 09.00 |
| QZ 8075 | Yogyakarta (JOG) | Medan (KNO) | 09.25 | 12.10 |
Selain itu AirAsia juga memiliki rute baru Medan ke Palembang:
| Jadwal penerbangan Medan – Palembang mulai terbang 21 October 2014 | ||||
|---|---|---|---|---|
| Flight No. | From | To | Local Time | |
| ETD | ETA | |||
| QZ 8040 | Medan (KNO) | Palembang (PLM) | 07.25 | 09.00 |
| QZ 8041 | Palembang (PLM) | Medan (KNO) | 09.25 | 10.55 |
Labels:
Informasi
21.10.14
Rute Baru SRIWIJAYA Ambon (AMQ) - Ternate (TTE)
Bersama ini kami beritahukan bahwa terhitung tanggal 01 Oktober 2014 - SRIWIJAYA AIR akan melayani rute domestik baru yaitu :
Untuk Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi call center SRIWIJAYA di nomor 0804 1 777 777.
| Flight No. | From | To | Local Time | |
|---|---|---|---|---|
| ETD | ETA | |||
| SJ 695 | Ambon | Ternate | 07.35 | 08:25 |
| SJ 694 | Ternate | Ambon | 11.50 | 12:40 |
Untuk Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi call center SRIWIJAYA di nomor 0804 1 777 777.
Labels:
Informasi
21.10.14
Untuk Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi call center CITILINK di nomor 0804 1 080 808.
Penambahan Frekuensi Surabaya (SUB) - Jakarta, Halim (HLP) CITILINK
| Efektif mulai tanggal 09 Oktober 2014 | ||||
|---|---|---|---|---|
| Flight No. | From | To | Local Time | |
| ETD | ETA | |||
| QG 182 | SURABAYA (SUB) | JAKARTA, HALIM (HLP) | 14.25 | 16.00 |
| QG 183 | JAKARTA, HALIM (HLP) | SURABAYA (SUB) | 16.30 | 17.55 |
| Efektif mulai tanggal 26 Oktober 2014 | ||||
|---|---|---|---|---|
| Flight No. | From | To | Local Time | |
| ETD | ETA | |||
| QG 180 | SURABAYA (SUB) | JAKARTA, HALIM (HLP) | 13.50 | 14.25 |
| QG 181 | JAKARTA, HALIM (HLP) | SURABAYA (SUB) | 15.55 | 17.30 |
Untuk Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi call center CITILINK di nomor 0804 1 080 808.
Labels:
Informasi





