Latest Post

Ketentuan Bagasi dan Barang masuk ke Cabin

Sabtu, 08 Februari 2014 | 8.2.14


Garuda Indonesia
  • Penumpang dewasa & anak kelas Bisnis mendapat free bagasi 30 kg, Penumpang dewasa dan anak kelas Economy mendapat free bagasi 20 kg, penumpang bayi kelas Bisnis dan kelas economy mendapat free bagasi 10kg.
  • Anda hanya boleh membawa satu tas tangan yang berukuran maksimal 56cm x 36cm x 23cm dan beratnya tidak lebih dari 7kg kedalam cabin. Sebagai tambahan anda boleh membawa kotak peralatan kosmetik atau laptop.

    Lion Air
  • Untuk penerbangan domestik dan International , Penumpang kelas ekonomi mendapat free bagasi 20kg untuk lion air , dan 15kg untuk maskapai wings air, sedangkan penumpang kelas Bisnis mendapat free bagasi 30kg.
  • Penumpang Kelas Ekonomi diperbolehkan membawa barang bawaan hingga seberat 7 kg dengan dimensi 40 cm x 30 cm x 20 cm di kabin Lion Air. Berat barang bawaan di kabin tidak boleh melebihi 7 kg. Tas beroda boleh dibawa ke kabin asalkan dimensinya sama atau kurang dari dimensi yang tertera di atas.
  • Penerimaan barang bawaan di kabin disesuaikan dengan ketersediaan tempat penyimpanan barang bawaan di atas kepala penumpang. Tempat penyimpanan terbatas juga tersedia di bawah kursi depan. Jika tidak ada tempat tersedia untuk menyimpan barang bawaan di kabin, maka akan dilakukan penarikan dan pemuatan barang bawaan di ruang bagasi sesuai dengan peraturan keamanan penerbangan.
  • Mohon perhatikan bahwa bayi yang tidak disediakan tempat duduk tidak berhak atas kuota barang bawaan yang boleh di-check in dengan gratis.
  • Barang-barang yang boleh dibawa tanpa dikenakan biaya sebagai tambahan dari kuota barang bawaan yang boleh di-check in dengan gratis (disesuaikan dengan peraturan keamanan) : Tas tangan wanita, buku saku atau dompet yang sesuai untuk perjalanan normal dan yang tidak digunakan untuk tempat penampungan alat-alat yang dihitung sebagai barang bawaan. Mantel, syal atau selimut, Kamera kecil dan/atau teropong kecil, Makanan bayi untuk dikonsumsi selama penerbangan, Keranjang pembawa bayi, Payung atau tongkat jalan, Bahan bacaan dalam jumlah yang wajar, Kursi roda yang dapat dilipat untuk orang cacat dan/atau sepasang tongkat pemapah dan/atau kawat gigi atau alat prostetik lainnya yang harus digunakan oleh penumpang.
  • Sesuai dengan peraturan keselamatan yang berlaku, penumpang dianjurkan untuk: Tidak menerima paket apa pun dari penumpang yang tidak dikenal, Tidak meninggalkan barang bawaan tanpa pengawasan di waktu kapan pun, terutama di dalam wilayah bandara. Barang bawaan yang tidak dijaga dapat dicurigai dan disita oleh staf keamanan bandara.
  • Menyatakan bahwa penumpang sedang membawa senjata atau bahan peledak sebelum check-in. Pernyataan semacam itu termasuk ke dalam pelanggaran Undang-Undang dan Peraturan Pesawat Terbang

    Sriwijaya Air
  • Bagasi yang dapat Anda bawa maksimal 20 kg untuk semua jurusan kecuali Jakarta – Tanjung Pinang – Jakarta seberat 15 kg. Selebihnya Anda akan dikenakan biaya tambahan.
  • Kami sarankan untuk mengemas bagasi Anda dengan baik, agar terhindar dari kerusakan.
  • Demi kenyamanan Anda, sangat tidak disarankan menyimpan barang berharga di dalam bagasi.
  • Kami membatasi jenis binatang yang dapat dibawa ke dalam kabin. Silahkan kontak kantor penjualan kami untuk prosedur lebih detail.

    Merpati Air
  • Bagasi cuma-cuma akan diberikan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Pesawat jet : kelas bisnis untuk kelas c 30kg dan untuk kelas i 25kg, sedangkan untuk kelas ekonomi bagasi cuma-cuma hanya 20 kg saja. Pesawat propeller i : bagasi cuma-cuma 15 kg. Pesawat propeller ii : bagasi cuma-cuma 10kg.
  • Semua tuntutan ganti kerugian harus dapat dibuktikan besarnya kerugian yang diderita. Tanggung jawab terbatas untuk kehilangan dan kerusakan bagasi ditetapkan sejumlah rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah) per kilogram.
  • Untuk kenyamanan dan keselamatan penerbangan, diperbolehkan membawa 1 (satu) bagasi kabin dengan ukuran yang bisa disimpan di bawah tempat duduk atau bagasi kabin (ukuran p56cm x l23cm x t36cm) dengan berat maksimum 5 kg dan menjadi tanggung jawab penumpang yang bersangkutan.
  • Pelaporan bagasi rusak/terlambat/hilang harus dilaporkan pada saat pengambilan barang. Pengajuan tuntutan (claim) atas barang hilang dapat diajukan setelah jangka waktu 14 hari sejak pelaporan.

    Transnusa
  • Free bagasi rute ruteng/lewoleba/rote/sabu/atambua/larantuka sebesar 10 Kg;rute ujung pandang sebesar 20 kg; bayi tidak mendapat free bagasi, Selain rute tersebut diberlakukan 15 kg/penumpang
  • Semua macam/jenis alat olah raga termasuk dalam allowance bagasi Penumpang sesuai rute tujuan dan/atau dihitung sebagai bagasi normal.

    Trigana Air
  • Jatah bagasi : 20Kg untuk B737 dan 10 atau 15 Kg untuk ATR72-200 untuk beberapa rute spesifik Trigana Air Service sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Bagasi Cuma – Cuma diberikan sebesar :
  • 20 kg untuk rute :
  1. Pangkalan Bun – Cengkareng – Pangkalan Bun
  2. Pangkalan Bun – Semarang – Pangkalan Bun
  3. Pangkalan Bun – Surabaya – Pangkalan Bun
  4. Solo – Banjarmasin – Solo
  5. Solo – Balikpapan – Solo (via Banjarmasin)
  6. Solo – Berau – Solo (via Balikpapan & Banjarmasin)
  7. Berau – Balikpapan – Banjarmasin – Balikpapan – Berau
  • 15 kg untuk rute :
  1. Pontianak – Natuna – Pontianak
  2. Ketapang – Semarang – Ketapang (via Pangkalan Bun)
  3. Ketapang – Surabaya – Ketapang (via Pangkalan Bun)
  4. Ketapang – Cengkareng – Ketapang (via Pangkalan Bun)
  5. Ketapang –Solo –Ketapang (via Pangkalan Bun)
  6. Ketapang – Banjarmasin – Ketapang (via Pangkalan Bun)
  7. Banjarmasin – Pontianak – Banjarmasin (via Pangkalan Bun & Ketapang)
  8. Pangkalan Bun – Balikpapan – Pangkalan Bun
  9. Pangkalan Bun – Berau – Pangkalan Bun
  10. Pangkalan Bun – Solo – Pangkalan Bun
  11. Jayapura – Wamena – Jayapura
  12. Wamena – Dekai – Wamena
  • 10 kg untuk rute :
  1. Pangkalan Bun – Ketapang – Pangkalan Bun
  2. Pangkalan Bun – Pontianak – Pangkalan Bun (via Ketapang)
  3. Ketapang – Pontianak – Ketapang

    Kalstar Aviation
  • Jatah bagasi : 20Kg untuk B737 dan 10Kg untuk ATR42.
  • Bagasi Tas tangan standar dengan maksimum berat 7Kg dan dimensi ukuran 40x30x15cm. ( Jet Boeing 737)
  • Satu tas tangan standar dengan maksimum berat 5Kg dan dimensi ukuran 40x30x15cm. Propeller (ATR 42-300)

    Citilink
  • Free untuk bagasi sampai dengan 20Kg
  • Penumpang Kelas Ekonomi diperbolehkan membawa barang bawaan hingga seberat 7 kg dengan dimensi 56 cm x 36 cm x 23 cm di kabin Citilink. Berat barang bawaan di kabin tidak boleh melebihi 7 kg. Tas beroda boleh dibawa ke kabin asalkan dimensinya sama atau kurang dari dimensi yang tertera di atas.

Pemerintah Bekukan Operasi Maskapai Merpati


TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti Gumay, mengatakan telah membekukan sementara Air Operator Certificate (AOC) Merpati. Kebijakan ini diambil menyusul berhentinya operasi penerbangan Merpati sejak 1 Februari 2014 karena mengalami defisit keuangan.

"Secara aturan akan kami tunda AOC-nya. Kami bikin mati dulu. Nanti kalau sudah siap beroperasi lagi, kami akan menilai keamanan keuangannya," kata Herry ketika ditemui di kantornya, Jumat, 7 Februari 2014. Meski demikian, anak usaha Merpati tetap diizinkan beroperasi.

Setelah membekukan AOC, Kementerian Perhubungan juga membuka penawaran bagi maskapai lain untuk mengambil alih rute tunggal Merpati. Rute tunggal itu bisa diambil alih oleh maskapai lain dengan melihat kemampuan operasional dan kelayakan pesawat maskapai yang mengambil alih.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, mengatakan jangka pembekuan AOC selama satu tahun. Jika sampai batas waktu satu tahun, kata Bambang, Merpati tetap tak mampu beroperasi maka Surat Izin Usaha Angkutan Udara (SIUAU) otomatis tidak berlaku. "Jika Merpati beroperasi lagi, rute penerbangan Merapati yang telah diambil alih harus diajukan lagi. Namun, mempertimbangkan permintaan dan penawaran dari rute itu," kata Bambang.


Sumber

Merpati Nusantara Disebut ‘Sengaja Dimatikan’ oleh Pemerintah


Ketua Umum Serikat Karyawan Merpati Nusantara Sudiyarto menuturkan, jika maskapainya seolah ‘sengaja dimatikan’ pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Pasalnya, dalam melakukan penyelamatan Merpati, kementerian yang dipimpin Dahlan Iskan itu ditengarai tidak serius.

Menurutnya, selama tiga bulan, ada sekitar 1.600 pegawai perusahaan itu yang belum digaji dan mereka masih tetap setia untuk bekerja di Merpati lantaran yakin ada jalan keluar yang dilakukan pemerintah.

Dikatakan, yang membuat heran serikat karyawan adalah karena pemeirntah dalam hal ini Kementerian BUMN dianggap tidak serius mengambil langkah penyelamatan. Bahkan, informasi yang beredar dari pemerintah bahwasannya Merpati bisa ditutup karena terlilit utang justru membuat mereka makin sakit hati.

“Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN kan pembina kami . Kalau sampai ditutup, berarti kami gagal dikelola pemerintah dong,” ujar Sudiyarto seperti dilansir Bisnis.com.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Pilot Merpati Sarjito meminta seluruh pemangku kepentingan serius melakukan penyelamatan terhadap Merpati lantaran maskapai tersebut memiliki banyak sumber daya manusia yang sangat loyal kepada maskapai tersebut sehingga pemerintah harus memperhatikan nasib mereka.

“Selain alasan itu, ada juga alasan lainnya yakni selama ini Merpati telah menorehkan jasa baik bagi negara yakni melayani rute-rute penerbangan perintis sejak 52 tahun silam. Seharusnya pemerintah tetap mempertahankan maskapai ini karena melihat fakta historisnya. Kami meminta kemauan politik dari dari pemerintah untuk bisa menghidupkan dan membangkitkan kembali maskapai ini,” ujarnya.

Menurutnya, jika pemerintah terus menutup mata atas kesulitan yang dialami Merpati, setidaknya ada 50 pilot maskapai pelat merah itu yang sudah pasang kuda-kuda untuk hengkang ke maskapai lain yang lebih sehat lantaran sudah dua bulan ini mereka tidak kunjung mendapatkan gaji.

“Ada 50 pilot dari 178 pilot yang mengundurkan diri, karena sudah terlalu bingung menghadapi masalah keuangan mereka,” jelasnya.


Sumber

Lion Air Tertarik Ambil Alih Rute Milik Merpati


Kementerian Perhubungan telah menawarkan 19 rute penerbangan milik Merpati Nusantara Airlines kepada maskapai penerbangan lain lantaran perusahaan penerbangan milik pemerintah ini sedang menghentikan operasinya untuk sementara. Rute yang ditawarkan ini merupakan rute yang hanya dilayani oleh Merpati tanpa ada pesaing dari maskapai penerbangan lain.

Sejumlah maskapai penerbangan telah menyatakan minat untuk mengambil alih rute penerbangan milik Merpati yang telah ditawarkan oleh Kementerian Perhubungan, seperti Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air. Selain itu, maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia, Lion Air, rupanya juga tertarik untuk mengambil rute-rute itu.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan, pihaknya akan siap mengoperasikan rute penerbangan yang ditinggalkan oleh Merpati. “Kalau diminta oleh Kementerian Perhubungan, tentu kami bersedia. Ini kan demi pelayanan kepada masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Edo itu.

Menurut Edward, dengan armada yang dimiliki oleh Lion Air Group, pihaknya tidak akan kesulitan dalam mengisi rute-rute penerbangan yang telah ditinggalkan oleh Merpati. Seperti diketahui, Lion Air Group memiliki tiga anggota yang beroperasi di Indonesia, yaitu Lion Air, Wings Air, dan Batik Air. Kumpulan dari tiga maskapai penerbangan ini mengoperasikan ratusan pesawat, baik pesawat jet maupun baling-baling, sehingga bisa dengan mudah mengisi kekosongan rute milik Merpati.

Kementerian Perhubungan mengatakan, setidaknya ada 62 rute penerbangan yang ditinggalkan oleh Merpati. Namun, hanya 19 rute yang ditawarkan kepada maskapai penerbangan lain karena sebelumnya hanya dilayani oleh Merpati saja alias tanpa pesaing. Untuk 43 rute sisanya, Kementerian Perhubungan masih akan berkomunikasi dengan Merpati, apakah masih akan beroperasi kembali atau tidak. Sementara ini Kementerian Perhubungan belum akan menawarkan 43 rute ini karena sudah ada maskapai penerbangan yang melayaninya.

Menurut Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, pihaknya akan memberikan kesempatan bagi maskapai untuk menambah frekuensi penerbangan pada 43 rute yang ditinggalkan Merpati untuk memenuhi kebutuhan antara transportasi udara dengan jumlah penumpang. “Kalau maskapai yang sudah melayani di rute yang sama dengan Merpati itu mau menambah frekuensi, kami akan berikan. Slotnya masih banyak, kan di timur lebih longgar,” paparnya.


Sumber

Trigana Air Berencana Layani Rute Surabaya - Sumenep


Bupati Sumenep, Jawa Timur, A. Busyro Karim mengatakan bahwa Bandara Trunojoyo yang berada di Kabupaten Sumenep sudah bisa mengoperasikan penerbangan komersial pada tahun ini. Menurutnya, maskapai Trigana Air bersedia melayani rute penerbangan Surabaya - Sumenep dan sebaliknya. “Sembilan puluh persen sudah siap,” kata Busyro dikutip dari Tempo.

Busyro menjelaskan, pada 10 Februari 2014 nanti Trigana Air akan melakukan survey terakhir di Bandara Trunojoyo. Jika seluruh persiapan lancar, maka penerbangan Surabaya-Sumenep dan sebaliknya bisa dioperasikan dalam waktu tiga bulan mendatang.

Untuk mempercepat pengoperasian Bandara Trunojoyo, Busyro beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar studi banding ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, yang telah beroperasi komersial pada akhir 2010 lalu. Pihaknya juga sengaja memilih rute Surabaya - Sumenep - Surabaya karena dianggap memiliki potensi yang besar baik dari kalangan pengusahan maupun wisatawan.

Dari aspek wisata, Sumenep memiliki 126 pulau yang bisa menarik wisatawan lebih banyak. Seperti Pulau Gili Iyang yang mengandung oksigen tertinggi sehingga dikenal sebagai pulau yang membuat awet muda. Sebelumnya Bandara Trunojoyo direncanakan membuka penerbangan perintis dengan rute Sumenep - Bawean - Banyuwangi.

Saat ini Bandara Trunojoyo memiliki landasa pacu sepanjang 1.160 meter dan akan diperpanjang menjadi 1.400 meter. Busyro mengatakan, lambannya pengoperasian penerbangan komersial dibandara ini karena landasan pacu belum memadai untuk pengoperasian pesawat jenis ATR. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep tahun ini menggelontorkan Rp 9 miliar untuk membebaskan lahan dan memperpanjang landasan pacu.

Bandara Blimbingsari di Banyuwangi memang patut dijadikan contoh oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengoperasikan Bandara Trunojoyo. Awalnya penerbangan Surabaya-Banyuwangi-Surabaya pada akhir 2010 lalu dilayani maskapai Sky Aviation dengan pesawat Fokker 50. Kemudian digantikan Merpati Nusantara Airlines Airlines yang mengoperasikan pesawat MA60 dan kini rute tersebut diterbangi oleh Wings Air dengan pesawat ATR 72-500 berkapasitas 72 kursi. Bahkan, Garuda Indonesia tahun ini juga berencana membuka rute penerbangan Surabaya - Banyuwangi dengan mengoperasikan pesawat ATR 72-600.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan dibutuhkan keseriusan pemerintah daerahnya untuk mengoperasikan bandara di tingkat kabupaten. Keseriusan itu berupa penyiapan infrastruktur bandara, memaksimalkan potensi industri dan pariwisata. “Seluruh stakeholder harus dilibatkan,” kata bupati. Hasilnya, kata Azwar, penumpang di Bandara Blimbingsari terus meningkat. Bila pada 2011 jumlah penumpang baru mencapai 7.000 orang, tahun 2012 meningkat 24.000. “Tahun 2013 bertambah menjadi 44.000 penumpang,” kata Anas.


Sumber

Tips saat naik pesawat untuk pertama kalinya

Jumat, 07 Februari 2014 | 7.2.14


Pertama, siapkan tiket pesawat Anda. Rata-rata saat ini pembelian tiket bisa dilakukan secara online. Setelah selesai membeli online, tiket elektronik akan dikirim ke email Anda. Sebaiknya, tiket ini Anda print (cetak). Namun, jika membeli di agen perjalanan, biasanya pembeli sudah mendapatkan tiket cetak.

Di beberapa bandara, seperti Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, bandara terbagi ke beberapa terminal. Ketahuilah maskapai yang akan Anda naiki ada di terminal berapa. Saat masuk ke dalam terminal, Anda tinggal menunjukkan tiket ke petugas agar dapat masuk ke dalam.

Oleh karena itu, sebaiknya tiket cetak sudah Anda pegang atau kantongi. Sebab, di saat ramai pengunjung, Anda harus mengantre untuk masuk ke dalam terminal. Ada baiknya Anda sudah siapkan tiket agar tak menghabiskan waktu di antrean hanya untuk mencari-cari tiket di dalam tas.

Kedua, datanglah ke bandara selambat-lambatnya satu jam sebelum keberangkatan. Lebih cepat lebih baik untuk menghindari antrean saat masuk ke dalam terminal bandara dan juga saat antrean check-in. Lebih baik menunggu di boarding room (ruang tunggu) daripada Anda harus terburu-buru, apalagi sampai tertinggal pesawat.

Beberapa maskapai di Indonesia kini sudah menerapkan check-in secara online yang memudahkan tamu untuk tidak perlu lagi mengantre saat check-in. Namun, tak semua maskapai menyediakan fasilitas ini.

Ketiga, pastikan tas yang Anda bawa tak terlalu banyak. Biasakan Anda membawa tas paling banyak dua tas. Tas kecil untuk menyimpan dompet, telepon genggam, dan sejenisnya. Sedangkan satu lagi adalah tas besar untuk menaruh baju dan sebagainya.

Hal ini akan memudahkan Anda saat membawa-bawa tas. Sebab, di bandara Anda harus melewati pengecekan barang. Jika memang bawaan Anda banyak, maka pisahkan barang-barang yang tak terlalu berharga ke tas tersendiri dan masukkan ke dalam bagasi.

Pastikan juga kuota kilogram bagasi yang Anda dapatkan. Ada pula maskapai yang tak menyediakan fasilitas bagasi secara gratis.

Keempat, check-in di loket yang tersedia. Siapkan KTP dan print tiket saat mengantre untuk check-in tiket. Jika bingung loket mana yang harus Anda datangi, tanya saja pada petugas. Siapkan pula tas yang akan masuk bagasi.

Serahkan KTP dan print-out tiket pesawat Anda ke petugas check-in. Setelah itu, Anda akan mendapatkan selembar boarding pass (tiket untuk masuk ke dalam pesawat). Perhatikan nomor kursi dan gate (gerbang) keberangkatan yang tertera di boarding pass.

Setelah mendapatkan boarding pass ini, jangan sampai KTP Anda tertinggal di loket check-in. Banyak orang yang terburu-buru setelah mendapatkan boarding pass, pergi begitu saja dan lupa mengambil kembali KTP.

Untuk bagasi, letakkan tas di timbangan yang berada di sebelah petugas. Nantinya tas akan dilabeli dan Anda akan mendapatkan bukti nomor tas yang masuk bagasi. Jangan hilangkan bukti nomor ini karena akan berguna saat nantinya Anda mengambil tas.

Kelima, bayar airport tax. Beberapa bandara, untuk airport tax langsung dibayar di counter check-in. Namun ada pula beberapa bandara yang menerapkan loket pembayaran airport tax secara terpisah. Besarnya airport tax berbeda-beda untuk setiap bandara. Di Bandara Soekarno Hatta, airport tax dikenakan biaya sebesar Rp 40.000.

Keenam, saatnya masuk ke boarding room. Ruang tunggu untuk naik pesawat ini biasanya dipisahkan berdasarkan gate. Sebelum masuk boarding room, sekali lagi Anda harus melewati pemeriksaan barang.

Lalu duduklah sesuai dengan gate yang telah ditentukan. Nomor gate tertera di boarding pass. Jika tak yakin, tanyakan petugas yang menjaga gate. Nomor gate juga biasanya tertera di papan pemberitahuan.

Anda bisa mencocokkan nomor pesawat dengan nomor gate. Di papan ini, Anda juga bisa mengetahui jam keberangkatan dan juga status pesawat Anda.

Ketujuh, dengarkan pengumuman mengenai status pesawat Anda. Jangan hanya mendengarkan rute pesawat saja, tetapi dengarkan pula nomor penerbangan. Jika tak yakin, cobalah tanyakan ke orang yang ada di sebelah Anda. Tanyakan apakah ia akan berada di pesawat yang sama.

Jika ya, maka mintalah dengan sopan agar membantu Anda untuk mengingatkan jika sudah waktunya naik pesawat. Jangan lupa untuk mematikan telepon genggam sebelum Anda naik pesawat. Bila sudah saatnya naik pesawat, segeralah antre di depan pintu boarding. Siapkan KTP dan boarding pass.

Setelah mencocokkan nama di KTP dengan di boarding pass, maka boarding pass Anda akan disobek oleh petugas. Sebagian diambil petugas, sisanya bisa Anda simpan. Jangan lupa, potongan nomor tas bagasi jangan sampai terambil petugas.

Kedelapan, masuklah ke dalam pesawat. Cek kembali nomor kursi Anda. Jika kursi Anda berada di urutan nomor awal, naiklah dari pintu depan. Sementara nomor tengah sampai akhir (biasanya dari nomor 21), naik dari pintu belakang.

Setelah menemukan kursi Anda, letakkan tas Anda di bagasi kabin yang berada di atas. Jika tas kecil, maka tak perlu ditaruh di atas kabin. Bawa saja saat Anda duduk. Duduklah di kursi yang telah ditentukan dan kenakan sabuk pengaman.

Kesembilan, sesaat sebelum lepas landas, awak pesawat akan memberikan petunjuk keselamatan saat penerbangan. Perhatikan dengan seksama dan bacalah instruksi keselamatan yang ada di bangku pesawat.

Saat lepas landas, makanlah permen untuk mengurangi tekanan pada telinga Anda. Anda baru diperbolehkan untuk melepas sabuk pengaman atau berjalan di dalam pesawat, jika tanda sabuk pengaman di pesawat sudah mati.

Namun sebaiknya tetaplah kenakan sabuk pengaman selama di dalam pesawat. Untuk makanan dan minuman, tidak semua maskapai menyediakannya. Bisa saja jika Anda mau membawa bekal minuman atau makanan ringan.

Di penerbangan domestik, botol mineral ukuran sedang masih diperbolehkan untuk dibawa ke dalam pesawat. Sementara untuk minuman bersoda dalam kemasan kaleng tidak diperbolehkan.

Kesepuluh, sampai di tujuan, jangan buru-buru melepas sabuk pengaman. Lepaslah jika pesawat sudah benar-benar berhenti dan tanda memakai sabuk pengaman sudah dimatikan. Setelah itu Anda bisa mengambil tas di atas kabin.

Bersabarlah saat mengambil tas maupun menunggu pintu pesawat dibuka. Lalu lanjutkan perjalanan menuju tempat pengambilan bagasi. Jika bawaan Anda tak banyak, maka tak perlu memakai trolly (kereta dorong).

Beberapa bandara memiliki beberapa area pengambilan bagasi. Pastikan Anda menunggu di area yang sesuai dengan nomor pesawat Anda. Setelah mendapatkan tas Anda, Anda bisa keluar dari bandara. Namun sebelum keluar, Anda harus menunjukan nomor bukti penitipan bagasi ke petugas.

Tips sederhana agar memudahkan Anda saat pengambilan barang bagasi adalah pastikan tas sudah diberikan ciri khas tertentu. Rata-rata tas bepergian berwarna hitam, sehingga memudahkan orang tertukar dengan tas orang lain.

Ikatkan pita berwarna mencolok seperti merah atau kuning di tas Anda untuk menandai tas. Jika bukan tas yang Anda gunakan, misalnya kotak kardus, maka beri nama dan nomor telepon di kotak kardus.


Sumber

Pemain di Penerbangan Perintis Tak Hanya Merpati

Kamis, 06 Februari 2014 | 6.2.14


TEMPO.CO , Jakarta - Maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines menyatakan sedang kesulitan pendanaan sehingga terpaksa tidak terbang. Sejumlah pelaku industri penerbangan justru mengaku tak masalah jika Merpati terpaksa ditutup seterusnya.

Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Arief Wibowo mengatakan penutupan Merpati tak akan berpengaruh signifikan bagi konsumen di Indonesia Timur. Sebab, maskapai yang terbang ke wilayah tersebut bukan hanya Merpati, melainkan sudah ada maskapai lainnya. "Ada Susi Air, Aviastar, Trigana Air," ujar Arief di Jakarta, Rabu 5 Februari 2014. 


Menurut dia, seandainya pun manajemen Merpati akan kembali beroperasi nantinya, tetap akan kesulitan mendapatkan pasar. "Untuk mendapatkan kepercayaan agen dan pembeli itu susah lagi." 


Praktisi industri penerbangan, Bayu Sutanto mengatakan jika alasan untuk mempertahankan Merpati adalah aktivitas penerbangannya selama ini yang selalu membuka rute perintis adalah tidak masuk akal. Sebab Merpati hanya melayani sekitar 10 persen dari rute-rute penerbangan perintis di Indonesia. "Dulu memang iya pada 1970-an, tapi sekarang enggak lagi. Ada maskapai lain yang membuka rute perintis," ujarnya.


Sumber