Latest Post
13.10.15

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia rupanya mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 4,2 triliun dari pemegang saham agar keluar dari ekuitas negatif dan bebas dari ancaman pembekuan izin operasi oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo mengatakan bahwa setelah mendapatkan suntikan dana yang sangat besar itu, kini ekuitas Indonesia AirAsia sudah positif. Meskipun demikian, Suprasetyo tidak menyebutkan dari mana dana itu diperoleh.
“Indonesia AirAsia ekuitasnya sudah positif Rp 4,2 triliun. Penambahan modalnya dari dalam negeri dan luar negeri, komposisinya 51 persen dan 49 persen,” kata Suprasetyo.
Sebelumnya Suprasetyo mengatakan bahwa Indonesia AirAsia akanmelakukan merger dengan saudaranya, Indonesia AirAsia X, agar keluar dari ancaman pembekuan izin operasi. Setelah mendapatkan suntikan dana dan ekuitas sudah positif, kedua maskapai penerbangan itu dinyatakan batal melakukan merger.
Sumber
Indonesia AirAsia Dapatkan Suntikan Modal Rp 4,2 Triliun
Selasa, 13 Oktober 2015 | 13.10.15

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia rupanya mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 4,2 triliun dari pemegang saham agar keluar dari ekuitas negatif dan bebas dari ancaman pembekuan izin operasi oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo mengatakan bahwa setelah mendapatkan suntikan dana yang sangat besar itu, kini ekuitas Indonesia AirAsia sudah positif. Meskipun demikian, Suprasetyo tidak menyebutkan dari mana dana itu diperoleh.
“Indonesia AirAsia ekuitasnya sudah positif Rp 4,2 triliun. Penambahan modalnya dari dalam negeri dan luar negeri, komposisinya 51 persen dan 49 persen,” kata Suprasetyo.
Sebelumnya Suprasetyo mengatakan bahwa Indonesia AirAsia akanmelakukan merger dengan saudaranya, Indonesia AirAsia X, agar keluar dari ancaman pembekuan izin operasi. Setelah mendapatkan suntikan dana dan ekuitas sudah positif, kedua maskapai penerbangan itu dinyatakan batal melakukan merger.
Sumber
Labels:
Berita
13.10.15

Pertumbuhan frekuensi penerbangan setiap tahunnya membuat beberapa maskapai di dalam negeri harus meningkatkan investasinya terutama dalam pengadaan pesawat.
Namun sayangnya, pertumbuhan jumlah pesawat yang dimiliki oleh maskapai tersebut tidak dibarengi dengan penggunaan pilot dalam negeri. Sampai saat ini masih banyak pilot, terutama maskapai swasta yang memilih menggunakan jasa pilot berkewarganegaan asing. Mengapa?
Wahyu Satrio Utomo, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan menjelaskan, salah satu alasan maskapai menggunakan jasa pilot asing adalah pilot asing tersebut menomer duakan gaji.
"Kenapa Lion, Susi Air, itu pakai pilot-pilot asing karena bayarannya murah, mungkin kalau tidak dibayar juga mau, karena jam terbang yang paling utama mereka incar," kata dia saat diskusi dengan wartawan di Hotel Millenium, Jakarta, Senin (12/10/2015).
Namun demikian, dikatakan Satrio dirinya menyadari belum sepenuhnya seluruh sekolah penerbangan dalam negeri dapat mengimbangi kebutuhan penerbang di Indonesia, mulai dari pilot dan crew dalam satu pesawat.
Dijelaskan Satrio, saat ini setiap tahunnya ada setidaknya 77 pesawat baru di Indonesia untuk memenuhi peningkatan jumlah kebutuhan dengan total kebutuhan penrbang mencapai 770 orang. Namun belum semua kebutuhan itu mampu diserap oleh para lulusan penerbang di Indonesia.
Untuk itu meski dengan anggaran yang cukup terbatas dirinya akan meningkatkan kapasitas lulusan-lulusan penerbang di Indonesia mulai dari membangun sekolah baru hingga penambahan fasilitas.
"Ke depan kita dapat tambahan 51 armada baru berupa 1 helikopter, 5 pesawat multi engine dan 45 pesawat single engine," tegasnya. (Yas/Gdn)
Sumber
Ini Alasan Maskapai Nasional Banyak Gunakan Pilot Asing

Pertumbuhan frekuensi penerbangan setiap tahunnya membuat beberapa maskapai di dalam negeri harus meningkatkan investasinya terutama dalam pengadaan pesawat.
Namun sayangnya, pertumbuhan jumlah pesawat yang dimiliki oleh maskapai tersebut tidak dibarengi dengan penggunaan pilot dalam negeri. Sampai saat ini masih banyak pilot, terutama maskapai swasta yang memilih menggunakan jasa pilot berkewarganegaan asing. Mengapa?
Wahyu Satrio Utomo, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan menjelaskan, salah satu alasan maskapai menggunakan jasa pilot asing adalah pilot asing tersebut menomer duakan gaji.
"Kenapa Lion, Susi Air, itu pakai pilot-pilot asing karena bayarannya murah, mungkin kalau tidak dibayar juga mau, karena jam terbang yang paling utama mereka incar," kata dia saat diskusi dengan wartawan di Hotel Millenium, Jakarta, Senin (12/10/2015).
Namun demikian, dikatakan Satrio dirinya menyadari belum sepenuhnya seluruh sekolah penerbangan dalam negeri dapat mengimbangi kebutuhan penerbang di Indonesia, mulai dari pilot dan crew dalam satu pesawat.
Dijelaskan Satrio, saat ini setiap tahunnya ada setidaknya 77 pesawat baru di Indonesia untuk memenuhi peningkatan jumlah kebutuhan dengan total kebutuhan penrbang mencapai 770 orang. Namun belum semua kebutuhan itu mampu diserap oleh para lulusan penerbang di Indonesia.
Untuk itu meski dengan anggaran yang cukup terbatas dirinya akan meningkatkan kapasitas lulusan-lulusan penerbang di Indonesia mulai dari membangun sekolah baru hingga penambahan fasilitas.
"Ke depan kita dapat tambahan 51 armada baru berupa 1 helikopter, 5 pesawat multi engine dan 45 pesawat single engine," tegasnya. (Yas/Gdn)
Sumber
Labels:
Berita
24.9.15

District Manager Citilink Indonesia Batam R. Hendra J. S. mengatakan bahwa dua rute penerbangan yang akan dibuka oleh Citilink adalah Batam-Semarang dan Batam-Pontianak. Meskipun demikian dia belum bisa memastikan kapan pembukaan kedua rute penerbangan itu akan direalisasikan.
Menurut Rendra, saat ini Citilink sedang berupaya mendapatkan izin rute dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan sejumlah pihak terkait. “Kami sedang meminta izin. Dua penerbangan ini akan dilayani pesawat berjenis Airbus A320,” ungkapnya.
Sumber
Citilink Akan Terbang dari Batam ke Semarang dan Pontianak
Kamis, 24 September 2015 | 24.9.15

Citilink Indonesia, anak perusahaan
Garuda Indonesia yang bergerak dalam segmen penerbangan berbiaya rendah,
dalam waktu dekat ini akan membuka dua rute baru dari Bandara Hang
Nadim Batam. Pembukaan rute penerbangan itu merupakan upaya Citilink
untuk memperkuat jaringannya.
District Manager Citilink Indonesia
Batam R. Hendra J. S. mengatakan bahwa dua rute penerbangan yang akan
dibuka oleh Citilink adalah Batam-Semarang dan Batam-Pontianak. Meskipun
demikian dia belum bisa memastikan kapan pembukaan kedua rute
penerbangan itu akan direalisasikan.
Menurut Rendra, saat ini Citilink sedang
berupaya mendapatkan izin rute dari Direktorat Jenderal Perhubungan
Udara Kementerian Perhubungan dan sejumlah pihak terkait. “Kami sedang
meminta izin. Dua penerbangan ini akan dilayani pesawat berjenis Airbus
A320,” ungkapnya.
Citilink Indonesia, anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak dalam segmen penerbangan berbiaya rendah, dalam waktu dekat ini akan membuka dua rute baru dari Bandara Hang Nadim Batam. Pembukaan rute penerbangan itu merupakan upaya Citilink untuk memperkuat jaringannya. District Manager Citilink Indonesia Batam R. Hendra J. S. mengatakan bahwa dua rute penerbangan yang akan dibuka oleh Citilink adalah Batam-Semarang dan Batam-Pontianak. Meskipun demikian dia belum bisa memastikan kapan pembukaan kedua rute penerbangan itu akan direalisasikan.
Menurut Rendra, saat ini Citilink sedang berupaya mendapatkan izin rute dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan sejumlah pihak terkait. “Kami sedang meminta izin. Dua penerbangan ini akan dilayani pesawat berjenis Airbus A320,” ungkapnya.
Sumber
Labels:
Berita
24.9.15

Garuda Indonesia, perusahaan penerbangan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh negara, mengaku mengalami kerugian yang sangat besar akibat kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan. Bahkan kerugian akibat kabut asap itu mencapai miliaran rupiah.
Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan bahwa kerugian terjadi lantaran perusahaan harus membatalkan ratusan penerbangan dan mengembalikan uang tiket penumpang. “Ada yang dibatalkan dan ada yang ditunda di seluruh penerbangan Garuda yang ada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kerugiannya miliaran, padahal saat ini masih ada asap,” katanya.
Menurut Arif, ada lebih dari 400 penerbangan Garuda Indonesia yang dibatalkan selama bencana kabut asap melanda. Dia pun berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan ini dan menindak tegas pihak-pihak yang sengaja melakukan pembakaran lahan. “Memang kondisi ini alam, namun di-trigger oleh manusia. Buat kita dampaknya alam, tapi disebabkan oleh manusia sehingga harus dibereskan karena mengganggu operasional penerbangan, bahkan pelanggan juga dirugikan,” papar Arif.
Sumber
Garuda Klaim Rugi Miliaran Akibat Kabut Asap

Garuda Indonesia, perusahaan penerbangan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh negara, mengaku mengalami kerugian yang sangat besar akibat kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan. Bahkan kerugian akibat kabut asap itu mencapai miliaran rupiah.
Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan bahwa kerugian terjadi lantaran perusahaan harus membatalkan ratusan penerbangan dan mengembalikan uang tiket penumpang. “Ada yang dibatalkan dan ada yang ditunda di seluruh penerbangan Garuda yang ada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kerugiannya miliaran, padahal saat ini masih ada asap,” katanya.
Menurut Arif, ada lebih dari 400 penerbangan Garuda Indonesia yang dibatalkan selama bencana kabut asap melanda. Dia pun berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan ini dan menindak tegas pihak-pihak yang sengaja melakukan pembakaran lahan. “Memang kondisi ini alam, namun di-trigger oleh manusia. Buat kita dampaknya alam, tapi disebabkan oleh manusia sehingga harus dibereskan karena mengganggu operasional penerbangan, bahkan pelanggan juga dirugikan,” papar Arif.
Sumber
Labels:
Berita
23.9.15

Penangkapan warga negara China berinisial GZ kemarin (22/9) di Bandara Soekarno-Hatta, setelah terpergok mencuri tas penumpang Qatar Airlines rute Doha- Jakarta, rupanya bukan kasus unik. Pencurian barang berharga milik penumpang pesawat sedang marak di beberapa rute penerbangan Asia, khususnya dari dan menuju Hong Kong.
Surat kabar South China Morning Post bulan lalu telah merilis laporan mengejutkan, modus mencuri tas sesama penumpang meningkat dalam lima tahun terakhir.
Tahun ini saja, di rute-rute dari dan menuju Hong Kong, kejahatan di udara terjadi 45 kali. Pada 2014, ada 48 kasus pencurian barang berharga milik penumpang.
Nilai kerugian akibat aksi maling udara itu sepanjang Januari hingga Agustus lalu ditaksir mencapai 3 juta Dolar Hong Kong (setara Rp 5,6 miliar). Barang-barang yang jadi incaran pencuri pesawat adalah perhiasan, telepon pintar, laptop, serta uang tunai dalam valuta asing.
Otoritas Bandar Udara Internasional Hong Kong menduga kejahatan di udara ini masih dilakukan perseorangan. Kendati marak, tapi pelakunya terlalu acak.
"Dari beberapa kali penangkapan yang kami lakukan belum ada indikasi kejahatan pencurian ini digalang oleh sindikat tertentu," kata salah satu pejabat Kepolisian Bandara Hong Kong.
Salah satu kasus yang paling mengejutkan terjadi pada Juli lalu. Pengusaha China terbang ke Hong Kong setelah melawat ke Dhaka, Bangladesh. Setibanya di Hong Kong, uang senilai 10 ribu Dolar Hong Kong miliknya raib. Duit itu padahal ditaruh di tas yang dia letakkan di bagasi kabin.
"Pencurian tas di kabin itu adalah modus paling sering terjadi. Kami imbau barang berharga penumpang tidak diletakkan begitu saja di atas kabin," imbau polisi Hong Kong.
Cathay Pacific, Dragonair, maupun Hong Kong Airlines pernah melaporkan pencurian di atas pesawat selama tiga tahun terakhir.
Koran Singapura, the Strait Times, turut mencatat peningkatan kasus pencurian benda berharga di atas pesawat. Rata-rata pelakunya berasal dari China daratan.
Maskapai dari Negeri Singa, seperti SilkAir maupun TigerAir, tak luput dari aksi penjahat udara itu. Modus para pelaku nyaris mirip. Mereka menggerayangi penyimpanan kabin saat penumpang terdekat tidur.
Tidak ada rute benar-benar aman dari aksi maling pesawat. Kendati begitu, kebanyakan adalah jalur penerbangan regional, seperti Singapura-Hong Kong, Singapura-Kota Kinabalu, atau Singapura-Shenzen.
Sebelumnya diberitakan, GZ ditangkap kepolisian Polres Bandara Soekarno Hatta karena diduga mencuri tas penumpang pesawat. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Roycke Langie mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (20/9), saat pelaku bersama tiga temannya menaiki pesawat Qatar Airlines rute Doha- Jakarta.
Pelaku mencuri isi tas milik salah satu penumpang atas nama Steven (36) warga Jatibening, Bekasi.
"Ketika itu korban memang sedang tidak enak badan, jadi dia tidur. Lalu GZ, mencuri isi tas korban yang disimpan di bagasi yang persis di atas tempat duduk korban," jelasnya, Selasa (22/9).
Ternyata aksi pelaku dilihat oleh penumpang lain. Pencurian itu baru diketahui dua jam sebelum landing, saat korban mengambil tasnya.
"Jadi ada dua saksi yang melihat pelaku mengambil tas korban. Awalnya mereka mengira tas itu milik pelaku, namun dua jam sebelum landing korban mengambil tasnya. Saksi pun kaget, dan memberitahukan pencurian itu kepada korban," jelas Kapolres.
Korban melaporkan pelaku kepada Avsec setelah landing di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat tas pelaku digeledah, ternyata benar ada uang milik korban senilai 300 Euro sebanyak 6 lembar dengan pecahan 5 Euro. Pelaku dan ketiga temannya langsung diamankan ke Polres Bandara.
"Awalnya GZ dan ketiga temannya dicurigai melakukan pencurian, karena mereka duduk berjajar bersama. Namun setelah pemeriksaan mendalam dan berdasar alat bukti yang ada, ketiga temannya tidak terbukti," papar Kapolsek.
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta Kompol Aszhari masih melakukan pengembangan apakah pelaku merupakan pemain lama.
"Menurut data perjalanan paspor pelaku memang sering ke Jakarta, pelaku mengaku ke Indonesia sebagai turis tapi juga kadang-kadang untuk bisnis kalau ada peluang. Sampai saat ini masih kita kembangkan," tukasnya.
Aszhari mengatakan, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Untuk proses hukum sendiri, pelaku yang merupakan warga negara asing juga bisa dideportasi.
Sumber
Waspada, pencurian tas kabin pesawat marak di rute-rute Asia
Rabu, 23 September 2015 | 23.9.15

Penangkapan warga negara China berinisial GZ kemarin (22/9) di Bandara Soekarno-Hatta, setelah terpergok mencuri tas penumpang Qatar Airlines rute Doha- Jakarta, rupanya bukan kasus unik. Pencurian barang berharga milik penumpang pesawat sedang marak di beberapa rute penerbangan Asia, khususnya dari dan menuju Hong Kong.
Surat kabar South China Morning Post bulan lalu telah merilis laporan mengejutkan, modus mencuri tas sesama penumpang meningkat dalam lima tahun terakhir.
Tahun ini saja, di rute-rute dari dan menuju Hong Kong, kejahatan di udara terjadi 45 kali. Pada 2014, ada 48 kasus pencurian barang berharga milik penumpang.
Nilai kerugian akibat aksi maling udara itu sepanjang Januari hingga Agustus lalu ditaksir mencapai 3 juta Dolar Hong Kong (setara Rp 5,6 miliar). Barang-barang yang jadi incaran pencuri pesawat adalah perhiasan, telepon pintar, laptop, serta uang tunai dalam valuta asing.
Otoritas Bandar Udara Internasional Hong Kong menduga kejahatan di udara ini masih dilakukan perseorangan. Kendati marak, tapi pelakunya terlalu acak.
"Dari beberapa kali penangkapan yang kami lakukan belum ada indikasi kejahatan pencurian ini digalang oleh sindikat tertentu," kata salah satu pejabat Kepolisian Bandara Hong Kong.
Salah satu kasus yang paling mengejutkan terjadi pada Juli lalu. Pengusaha China terbang ke Hong Kong setelah melawat ke Dhaka, Bangladesh. Setibanya di Hong Kong, uang senilai 10 ribu Dolar Hong Kong miliknya raib. Duit itu padahal ditaruh di tas yang dia letakkan di bagasi kabin.
"Pencurian tas di kabin itu adalah modus paling sering terjadi. Kami imbau barang berharga penumpang tidak diletakkan begitu saja di atas kabin," imbau polisi Hong Kong.
Cathay Pacific, Dragonair, maupun Hong Kong Airlines pernah melaporkan pencurian di atas pesawat selama tiga tahun terakhir.
Koran Singapura, the Strait Times, turut mencatat peningkatan kasus pencurian benda berharga di atas pesawat. Rata-rata pelakunya berasal dari China daratan.
Maskapai dari Negeri Singa, seperti SilkAir maupun TigerAir, tak luput dari aksi penjahat udara itu. Modus para pelaku nyaris mirip. Mereka menggerayangi penyimpanan kabin saat penumpang terdekat tidur.
Tidak ada rute benar-benar aman dari aksi maling pesawat. Kendati begitu, kebanyakan adalah jalur penerbangan regional, seperti Singapura-Hong Kong, Singapura-Kota Kinabalu, atau Singapura-Shenzen.
Sebelumnya diberitakan, GZ ditangkap kepolisian Polres Bandara Soekarno Hatta karena diduga mencuri tas penumpang pesawat. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Roycke Langie mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (20/9), saat pelaku bersama tiga temannya menaiki pesawat Qatar Airlines rute Doha- Jakarta.
Pelaku mencuri isi tas milik salah satu penumpang atas nama Steven (36) warga Jatibening, Bekasi.
"Ketika itu korban memang sedang tidak enak badan, jadi dia tidur. Lalu GZ, mencuri isi tas korban yang disimpan di bagasi yang persis di atas tempat duduk korban," jelasnya, Selasa (22/9).
Ternyata aksi pelaku dilihat oleh penumpang lain. Pencurian itu baru diketahui dua jam sebelum landing, saat korban mengambil tasnya.
"Jadi ada dua saksi yang melihat pelaku mengambil tas korban. Awalnya mereka mengira tas itu milik pelaku, namun dua jam sebelum landing korban mengambil tasnya. Saksi pun kaget, dan memberitahukan pencurian itu kepada korban," jelas Kapolres.
Korban melaporkan pelaku kepada Avsec setelah landing di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat tas pelaku digeledah, ternyata benar ada uang milik korban senilai 300 Euro sebanyak 6 lembar dengan pecahan 5 Euro. Pelaku dan ketiga temannya langsung diamankan ke Polres Bandara.
"Awalnya GZ dan ketiga temannya dicurigai melakukan pencurian, karena mereka duduk berjajar bersama. Namun setelah pemeriksaan mendalam dan berdasar alat bukti yang ada, ketiga temannya tidak terbukti," papar Kapolsek.
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta Kompol Aszhari masih melakukan pengembangan apakah pelaku merupakan pemain lama.
"Menurut data perjalanan paspor pelaku memang sering ke Jakarta, pelaku mengaku ke Indonesia sebagai turis tapi juga kadang-kadang untuk bisnis kalau ada peluang. Sampai saat ini masih kita kembangkan," tukasnya.
Aszhari mengatakan, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Untuk proses hukum sendiri, pelaku yang merupakan warga negara asing juga bisa dideportasi.
Sumber
Labels:
Berita
23.9.15

Manajemen Garuda Indonesia memastikan akan menindak tegas karyawannya yang terbukti melakukan tindak kriminal yang merugikan perusahaan. Hal ini berkaitan dengan adanya pemeriksaan hokum oleh pihak berwenang terhadap karyawan Garuda Indonesia yang diduga melakukan pelanggaran hukum penggelapan voucher tiket gratis Garuda Indonesia.
VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar dalam siaran pers yang diterima Runway Aviation mengatakan bahwa sanksi tersebut diberikan mengingat terduga telah melanggar aturan dan etika perusahaan, serta telah merusak reputasi Garuda Indonesia sehingga perbuatannya digolongkan sebagai pelanggaran berat yang tidak bisa ditolerir.
“Yang bersangkutan memang karyawan Garuda Indonesia, dan kini tengah dalam proses hukum di Polda Metro Jaya, jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang ada,” ungkap Benny.
Sebelumnya diduga seorang karyawan Garuda Indonesia ditangkap penyidik Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena menggelapkan voucher tiket gratis Garuda Indonesia. Terduga ditangkap pada hari Senin (21/09) lalu, dan dikenakan pasal 378 KUHP Pasal 372 KUHP tentang pemalsuan dan penggelapan. Total ada 139 complimentary voucher yang dicetak tersangka dengan kerugian total Rp 1,4 Miliar. Voucher tersebut merupakan complimentary dari Garuda Indonesia atas kepercayaan pelanggan yang menggunakan maskapai penerbangan nasional tersebut.
“Garuda Indonesia tidak pernah mentolerir kegiatan yang terlibat dalam pelanggaran hukum, narkoba, ataupun hal lain yang bertentangan dengan hukum positif yang berlaku. Garuda Indonesia juga akan selalu bersikap terbuka dan kooperatif selama proses penyedikan yang dilakukan oleh pihak yang berwenang,” ujar Benny.
Sumber
Garuda Tindak Tegas Karyawan Yang Gelapkan Tiket Gratis

Manajemen Garuda Indonesia memastikan akan menindak tegas karyawannya yang terbukti melakukan tindak kriminal yang merugikan perusahaan. Hal ini berkaitan dengan adanya pemeriksaan hokum oleh pihak berwenang terhadap karyawan Garuda Indonesia yang diduga melakukan pelanggaran hukum penggelapan voucher tiket gratis Garuda Indonesia.
VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar dalam siaran pers yang diterima Runway Aviation mengatakan bahwa sanksi tersebut diberikan mengingat terduga telah melanggar aturan dan etika perusahaan, serta telah merusak reputasi Garuda Indonesia sehingga perbuatannya digolongkan sebagai pelanggaran berat yang tidak bisa ditolerir.
“Yang bersangkutan memang karyawan Garuda Indonesia, dan kini tengah dalam proses hukum di Polda Metro Jaya, jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang ada,” ungkap Benny.
Sebelumnya diduga seorang karyawan Garuda Indonesia ditangkap penyidik Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena menggelapkan voucher tiket gratis Garuda Indonesia. Terduga ditangkap pada hari Senin (21/09) lalu, dan dikenakan pasal 378 KUHP Pasal 372 KUHP tentang pemalsuan dan penggelapan. Total ada 139 complimentary voucher yang dicetak tersangka dengan kerugian total Rp 1,4 Miliar. Voucher tersebut merupakan complimentary dari Garuda Indonesia atas kepercayaan pelanggan yang menggunakan maskapai penerbangan nasional tersebut.
“Garuda Indonesia tidak pernah mentolerir kegiatan yang terlibat dalam pelanggaran hukum, narkoba, ataupun hal lain yang bertentangan dengan hukum positif yang berlaku. Garuda Indonesia juga akan selalu bersikap terbuka dan kooperatif selama proses penyedikan yang dilakukan oleh pihak yang berwenang,” ujar Benny.
Sumber
Labels:
Berita
23.9.15

Batik Air, maskapai penerbangan full service yang merupakan anak perusahaan dari Lion Group hari Selasa (22/09) secara resmi membuka beberapa rute baru dan menambah frekuensi jadwal penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Pekanbaru (PKU) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut
HLP – PKU ID7065 13.25 15.10 Daily
PKU – HLP ID7066 16.00 17.45 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Pontianak (PNK) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – PNK ID7241 14.20 15.50 Daily
PNK – HLP ID7242 16.30 18.00 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Bengkulu (BKS) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – BKS ID7127 16.00 17.10 Daily
BKS – HLP ID7128 17.50 19.00 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Kupang (KOE) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – KOE ID7349 18.10 22.05 Daily
KOE – HLP ID7348 13.20 15.20 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Lombok (LOP) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – LOP ID7335 18.30 21.25 Daily
LOP – HLP ID7334 12.35 13.35 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Padang (PDG) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – PDG ID7107 18.55 20.40 Daily
PDG – HLP ID7106 12.05 13.50 Daily
Untuk melayani penambahan jadwal frekuensi penerbangan baru Halim (HLP) – Palembang (PLM) – Halim (HLP) Batik Air akan akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – PLM ID7055 14.35 15.40 Daily
PLM – HLP ID7056 16.20 17.25 Daily
Untuk melayani penambahan jadwal frekuensi penerbangan baru Halim (HLP) – Palembang (PLM) – Halim (HLP) Batik Air akan akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – BPN ID7205 19.40 22.50 Daily
BPN – HLP ID7204 11.50 12.50 Daily
“Batik Air merupakan layanan penerbangan premium yang saat ini memiliki On Time Performance (OTP) setinggi 93,17% dan sesuai dengan rencana perusahaan, kami akan terus membuka rute-rute baru baik domestik maupun International dan juga meningkatkan kualitas pelayanan kami terhadap penumpang”, ujar Captain Achmad Luthfi, Direktur Utama Batik Air.
Saat ini Batik Air telah memiliki 30 buah pesawat yang terdiri dari 14 unit Boeing 737 – 800, 6 unit Boeing 737 – 900ER dan 10 Airbus A320 CEO. Sampai dengan akhir tahun 2015, Batik Air akan menambah jumlah armadanya sebanyak 3 Pesawat, sehingga di tahun 2015 ini jumlah armada pesawat Batik Air sejumlah 33 unit dan pada tahun 2016 Batik Air akan kedatangan penambahan jumlah armada pesawatnya sejumlah 13 unit.
Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh Batik Air adalah para penumpang Batik Air dapat melaniutkan perjalanan ke berbagai tujuan dengan maskapai Lion Group lainnya yaitu Lion Air dan Wings Air.
Sumber
Batik Air Buka Rute Baru Dari Halim

Batik Air, maskapai penerbangan full service yang merupakan anak perusahaan dari Lion Group hari Selasa (22/09) secara resmi membuka beberapa rute baru dan menambah frekuensi jadwal penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Pekanbaru (PKU) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut
HLP – PKU ID7065 13.25 15.10 Daily
PKU – HLP ID7066 16.00 17.45 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Pontianak (PNK) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – PNK ID7241 14.20 15.50 Daily
PNK – HLP ID7242 16.30 18.00 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Bengkulu (BKS) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – BKS ID7127 16.00 17.10 Daily
BKS – HLP ID7128 17.50 19.00 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Kupang (KOE) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – KOE ID7349 18.10 22.05 Daily
KOE – HLP ID7348 13.20 15.20 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Lombok (LOP) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – LOP ID7335 18.30 21.25 Daily
LOP – HLP ID7334 12.35 13.35 Daily
Untuk melayani rute baru Halim (HLP) – Padang (PDG) – Halim (HLP) Batik Air akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – PDG ID7107 18.55 20.40 Daily
PDG – HLP ID7106 12.05 13.50 Daily
Untuk melayani penambahan jadwal frekuensi penerbangan baru Halim (HLP) – Palembang (PLM) – Halim (HLP) Batik Air akan akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – PLM ID7055 14.35 15.40 Daily
PLM – HLP ID7056 16.20 17.25 Daily
Untuk melayani penambahan jadwal frekuensi penerbangan baru Halim (HLP) – Palembang (PLM) – Halim (HLP) Batik Air akan akan terbang setiap hari, dengan jadwal sebagai berikut,
HLP – BPN ID7205 19.40 22.50 Daily
BPN – HLP ID7204 11.50 12.50 Daily
“Batik Air merupakan layanan penerbangan premium yang saat ini memiliki On Time Performance (OTP) setinggi 93,17% dan sesuai dengan rencana perusahaan, kami akan terus membuka rute-rute baru baik domestik maupun International dan juga meningkatkan kualitas pelayanan kami terhadap penumpang”, ujar Captain Achmad Luthfi, Direktur Utama Batik Air.
Saat ini Batik Air telah memiliki 30 buah pesawat yang terdiri dari 14 unit Boeing 737 – 800, 6 unit Boeing 737 – 900ER dan 10 Airbus A320 CEO. Sampai dengan akhir tahun 2015, Batik Air akan menambah jumlah armadanya sebanyak 3 Pesawat, sehingga di tahun 2015 ini jumlah armada pesawat Batik Air sejumlah 33 unit dan pada tahun 2016 Batik Air akan kedatangan penambahan jumlah armada pesawatnya sejumlah 13 unit.
Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh Batik Air adalah para penumpang Batik Air dapat melaniutkan perjalanan ke berbagai tujuan dengan maskapai Lion Group lainnya yaitu Lion Air dan Wings Air.
Sumber