Latest Post
28.6.13
Surabaya - Distrik Manajer PT Merpati Nusantara Airlines Wilayah Jawa Timur-Kalimantan Tengah, Adjie Kisworo, berencana melakukan kajian rute penerbangan ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Kajian ini meliputi aspek potensi penumpang, status bandar udara dan harga tiket, apakah subsidi atau komersial. Direncanakan pada akhir 2013 bandara Pulau Bawean akan dioperasikan. Bila bandara berstatus perintis, kata Adjie, wajib ada subsidi tiket kepada penumpang. "Kalau enggak ada subsidi, ya berat," kata dia kepada Tempo, Jumat 28 Juni 2013.
Sumber
PT Merpati Kaji Rute Surabaya-Pulau Bawean
Jumat, 28 Juni 2013 | 28.6.13
Surabaya - Distrik Manajer PT Merpati Nusantara Airlines Wilayah Jawa Timur-Kalimantan Tengah, Adjie Kisworo, berencana melakukan kajian rute penerbangan ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Kajian ini meliputi aspek potensi penumpang, status bandar udara dan harga tiket, apakah subsidi atau komersial. Direncanakan pada akhir 2013 bandara Pulau Bawean akan dioperasikan. Bila bandara berstatus perintis, kata Adjie, wajib ada subsidi tiket kepada penumpang. "Kalau enggak ada subsidi, ya berat," kata dia kepada Tempo, Jumat 28 Juni 2013.
Saat ini, Merpati mempunyai pesawat berbadan kecil jenis Cassa sejumlah tiga unit, Twin Oter lima unit, dan MA-60 sebanyak 15 unit. Dari jumlah itu, jenis Cassa hanya beroperasi dua unit dan MA-60 13 unit. Ia menuturkan, selama ini pesawat berbadan kecil dikonsentrasikan menerbangi rute-rute perintis di wilayah Indonesia Timur, seperti Papua, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kalimantan dan Maluku.
Jika harus menerbangi Pulau Bawean, kata Adjie, Merpati harus beli unit pesawat lagi. Dengan panjang lintasan bandara Pulau Bawean hanya 900 meter, hanya jenis Cassa dan Twin Oter yang bisa mendarat. Jenis Cassa berkapasitas 20 seat dan Twin Oter 18 seat.
Menurut Adjie, subsidi tiket sangat penting di rute perintis untuk menutupi kerugian maskapai. Ia mencontohkan rute Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya yang merupakan rute penerbangan komersial. Rute Surabaya-Banyuwangi ternyata sepi peminat dan memaksa Merpati merelokasi unit pesawatnya ke daerah lain yang lebih menjanjikan. "Yang penting bisa menutupi biaya operasionalnya. Meski BUMN, kita juga cari untung," kata dia.
Juru bicara Kabupaten Gresik, Andi Hendro Wijoyo, mengatakan bahwa pihaknya sudah menawarkan ke beberapa maskapai penerbangan, seperti Merpati, Wings Air, dan Susi Air untuk menerbangi rute Surabaya-Pulau Bawean dan sebaliknya. Sayangnya, belum ada maskapai yang memberikan jawaban. Hendro memastikan, bandara Pulau Bawean berstatus perintis.
Soal subsidi tiketnya diambilkan dari mana, ia belum tahu. Pemkab Gresik bersama Dinas Perhubungan Jawa Timur dan Angkasa Pura I sudah membahas masalah ini. "Sudah kita tawarkan ke beberapa maskapai. Kalau perintis, ya dapat subsidi tiket," ujar Hendro.
Menurut dia, penerbangan dari Surabaya ke Pulau Bawean mempunyai potensi besar. Sebab, banyak penduduk Pulau Bawean merantau ke berbagai daerah, termasuk ke luar negeri. Rata-rata penduduk Pulau Bawean menjadi TKI di Singapura, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara sudah banyak penerbangan rute Singapura-Surabaya dan Kuala Lumpur-Surabaya maupun sebaliknya.
Sejauh ini moda transporatasi laut yang menghubungkan Kota Gresik-Pulau Bawean sangat terbatas. Hanya ada dua unit kapal roro milik Express Bahari dan Tunggal Samudera. Masalahnya, kata Hendro, ketika gelombang laut mencapai ketinggian 3 meter, dua unit kapal itu enggan beroperasi. Dampaknya, jam operasional menjadi tidak menentu dan banyak mendapat komplain dari penumpang. "Ini kan potensial sekali. Kadang-kadang penumpang kapal itu harus nginap sampai tiga hari di pelabuhan," ujar Hendro.
Sumber
Labels:
Berita
27.6.13
Garuda Tutup Sementara Sistem Reservasi
Kamis, 27 Juni 2013 | 27.6.13
Jakarta - PT Garuda Indonesia menyatakan akan melakukan migrasi sistem reservasi sehingga terpaksa menutup sementara pemesanan tiket. "Reservasi akan tutup sementara selama 14 jam pada tanggal 29 Juni nanti," kata Senior Manager Public Relations Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan, saat dihubungi Tempo, Kamis, 27 Juni 2013.
Ia menjelaskan, perusahaan melakukan migrasi sistem reservasi untuk mengantisipasi jumlah penerbangan yang semakin banyak. Namun, manajemen berjanji melakukan migrasi pada tengah malam sehingga tak terlalu mengganggu penumpang.Setelah migrasi sistem dilakukan, kata dia, para calon penumpang bisa kembali melakukan pemesanan tiket.
Ikhsan mengungkapkan, kegiatan perpindahan sistem tersebut tidak mempengaruhi aktivitas di bandara. "Penerbangan dan "check-in" tidak ada masalah," ucapnya.
Garuda Indonesia mengirim pemberitahuan resmi kepada para calon penumpang melalui surat elektronik yang menyatakan manajemen maskapai tersebut sedang melakukan perbaikan sistem reservasi. Oleh karena itu, para calon penumpang Garuda Indonesia yang akan melakukan perjalanan pada 29 Juni - 1 Juli mendatang diminta tiba di bandara dua jam sebelum jadwal keberangkatan penerbangan.
Para penumpang juga diingatkan untuk membawa salinan bukti reservasi atau tiket elektronik. Garuda Indonesia mengumumkan, para calon penumpang tidak bisa melakukan pemesanan baru atau melakukan perubahan reservasi sejak pukul 19.00 WIB tanggal 29 Juni hingga pukul 11.00 WIB pada 30 Juni 2013.
Sumber
Ia menjelaskan, perusahaan melakukan migrasi sistem reservasi untuk mengantisipasi jumlah penerbangan yang semakin banyak. Namun, manajemen berjanji melakukan migrasi pada tengah malam sehingga tak terlalu mengganggu penumpang.Setelah migrasi sistem dilakukan, kata dia, para calon penumpang bisa kembali melakukan pemesanan tiket.
Ikhsan mengungkapkan, kegiatan perpindahan sistem tersebut tidak mempengaruhi aktivitas di bandara. "Penerbangan dan "check-in" tidak ada masalah," ucapnya.
Garuda Indonesia mengirim pemberitahuan resmi kepada para calon penumpang melalui surat elektronik yang menyatakan manajemen maskapai tersebut sedang melakukan perbaikan sistem reservasi. Oleh karena itu, para calon penumpang Garuda Indonesia yang akan melakukan perjalanan pada 29 Juni - 1 Juli mendatang diminta tiba di bandara dua jam sebelum jadwal keberangkatan penerbangan.
Para penumpang juga diingatkan untuk membawa salinan bukti reservasi atau tiket elektronik. Garuda Indonesia mengumumkan, para calon penumpang tidak bisa melakukan pemesanan baru atau melakukan perubahan reservasi sejak pukul 19.00 WIB tanggal 29 Juni hingga pukul 11.00 WIB pada 30 Juni 2013.
Sumber
Labels:
Berita
27.6.13
BANDUNG Segera Miliki Terminal Jet Pribadi
JAKARTA--Bandara Husein Sastranegara Bandung akan segera memiliki
terminal jet pribadi untuk mengakomodasikan penggunaan pesawat jenis itu
yang sudah mulai banyak dipergunakan untuk meningkatkan mobilitas.
"Bandung akan segera memiliki terminal jet pribadi pertama di Indonesia, potensinya cukup besar karena kecenderungan penggunaan pesawat pribadi atau carteran terus meningkat," kata General Manager Bandung Jet Terminal Iwan Ridwan kepada wartawan di Bandung, Rabu.
Menurut Iwan, tren tersebut merupakan sebuah peluang bisnis yang harus ditangkap, sekaligus memberikan pelayanan khusus bagi pengguna pesawat pribadi atau carteran yang selam ini diperlakukan sama dengan penumpang pesawat penerbangan reguler lainya.
Iwan menyebutkan di Indonesia cukup banyak kalangan yang memiliki pesawat pribadi, namun sistem pelayanan bagi mereka belum tergarap. Pelayanan yang akan digarap bagi pasar tersebut mulai dari landing di bandara hingga 'take off' lagi.
Ia menyebutkan Bandara Husein Sastranegara saat ini sangat memungkinkan memberikan layanan tersebut karena ada beberapa hanggar yang bisa dimanfaatkan. Selain itu pengembangan juga telah dilakukan, salah satunya untuk menambah kapasitas tampung calon penumpang.
"Fasilitas hanggar yang ada di Bandara Husein memungkinkan untuk menampung sekitar 15 pesawat jet pribadi. Selain itu frekeuensi penerbangan jet pribadi ke Bandung terus meningkat," kata Iwan Ridwan.
Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapka konsep dengan mengadopsi dari pengelolaan terminal jet pribadi di luar negeri, salah satunya di Singapura.
"Bandara yang ada tidak melengkapi dengan fasilitas itu, dan itu sebuah peluang dan prospeknya sangat bagus," katanya. (Antara)
"Bandung akan segera memiliki terminal jet pribadi pertama di Indonesia, potensinya cukup besar karena kecenderungan penggunaan pesawat pribadi atau carteran terus meningkat," kata General Manager Bandung Jet Terminal Iwan Ridwan kepada wartawan di Bandung, Rabu.
Menurut Iwan, tren tersebut merupakan sebuah peluang bisnis yang harus ditangkap, sekaligus memberikan pelayanan khusus bagi pengguna pesawat pribadi atau carteran yang selam ini diperlakukan sama dengan penumpang pesawat penerbangan reguler lainya.
Iwan menyebutkan di Indonesia cukup banyak kalangan yang memiliki pesawat pribadi, namun sistem pelayanan bagi mereka belum tergarap. Pelayanan yang akan digarap bagi pasar tersebut mulai dari landing di bandara hingga 'take off' lagi.
Ia menyebutkan Bandara Husein Sastranegara saat ini sangat memungkinkan memberikan layanan tersebut karena ada beberapa hanggar yang bisa dimanfaatkan. Selain itu pengembangan juga telah dilakukan, salah satunya untuk menambah kapasitas tampung calon penumpang.
"Fasilitas hanggar yang ada di Bandara Husein memungkinkan untuk menampung sekitar 15 pesawat jet pribadi. Selain itu frekeuensi penerbangan jet pribadi ke Bandung terus meningkat," kata Iwan Ridwan.
Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapka konsep dengan mengadopsi dari pengelolaan terminal jet pribadi di luar negeri, salah satunya di Singapura.
"Bandara yang ada tidak melengkapi dengan fasilitas itu, dan itu sebuah peluang dan prospeknya sangat bagus," katanya. (Antara)
Labels:
Berita
27.6.13
MUDIK LEBARAN 2013: Penumpang Pesawat Diprediksi 3,75 Juta orang
JAKARTA - Jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi udara pada saat mudik Lebaran tahun ini akan mengalami lonjakan.
"Seperti
pada tahun-tahun sebelumnya, penumpang angkutan udara diprediksi akan
mengalami peningkatan persentase tertinggi dalam musim mudik lebaran
2013," kata Menteri Perhubungan, E.E. Mangindaan dalam rilis Pusat
Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Kamis (27/6/2013).
Dia memaparkan jumlah penumpang angkutan udara pada mudik 2013 diprediksi meningkat 11,7% menjadi 3.756.464 penumpang.
"Pesatnya peningkatan jumlah penumpang udara itu akan diantisipasi dengan pelaksanaan jadwal penerbangan tambahan beberapa maskapai".
Prediksi Jumlah Penumpang Angkutan Mudik Lebaran 2013
| Moda Angkutan | Jumlah (orang) |
| Udara | 3.756.464 |
| Laut | 1.664.832 |
| Sungai, Danau & Penyeberangan | 3.334.425 |
| Kereta | 3.121.553 |
| Total | 11.877.274 |
Sumber: Kemenhub
Menhub
menjelaskan pada bandara-bandara besar dan ramai kenaikan jumlah
penumpang bisa mencapai 25% seperti Bandara Soekarno Hatta (Jakarta) dan
Bandara Juanda (Surabaya) serta di Bandara Hasanudin (Makassar).
Sedangkan
untuk angkutan laut, jumlah pemudik diperkirakan akan mengalami
peningkatan hingga 5% dari tahun sebelumnya, dari 1.585.554 penumpang di
2012 menjadi 1.664.832 pada 2013. "Sementara untuk angkutan darat
diprediksi akan meningkat 3,72%dari 5.998.162 di 2012 menjadi 6.221.563
penumpang pada 2013".
Sementara angkutan sungai, danau dan
penyeberangan (ASDP) diperkirakan akan mengalami kenaikan 1,76% dari
3.276.851 orang menjadi 3.334.425 orang dengan jumlah terbanyak di
penyeberangan Merak-Bakauheuni.
Selain itu, jumlah pemudik yang
menggunakan angkutan kereta api diprediksi mengalami peningkatan 0,62%
antara lain karena bertambahnya jumlah perjalanan kereta dan tambahan
rangkaian kereta api.
"Tahun lalu yang terangkut sebanyak 3.102.386 sedangkan diperkirakan tahun ini menjadi 3.121.553 penumpang".
Dia
menambahkan baik pihak Kemenhub maupun Kementerian Pekerjaan Umum juga
telah memantau infrastruktur jalan di kawasan pantai laut utara
(Pantura).(antara/yus)
Labels:
Berita
27.6.13
Lima Bandara Terpadat Saat Mudik
Jakarta -- Menteri
Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengatakan ada lima bandar udara
yang akan mengalami kepadatan tertinggi saat mudik lebaran pada Agustus
mendatang. "Bandara Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya, Bandara di Medan,
Makassar, dan Bali," katanya dalam konferensi pers di kantornya, Rabu,
26 Juni 2013.
Jumlah penumpang angkutan udara diprediksi mengalami peningkatan tertinggi ketimbang moda transportasi lainnya. Jumlah penumpang pesawat diperkirakan naik 11,7 persen dari 3,36 juta menjadi 3,75 juta penumpang. "Puncak arus mudik pada H-5 lebaran, dan puncak arus baliknya pada H+2," kata Mangindaan.
Adapun jumlah penumpang angkutan jalan diprediksi naik 3,72 persen dari 5,99 juta pada tahun lalu menjadi 6,22 juta penumpang tahun ini. Untuk kereta api, pemerintah memprediksi jumlah penumpang meningkat 0,62 persen menjadi 3,12 juta dari 3,1 juta penumpang.
Pada angkutan sungai dan penyeberangan jumlah penumpang juga naik. Tahun lalu penumpang yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan tercatat 3,27 juta penumpang. Jumlah itu akan naik 1,76 persen menjadi 3,33 juta penumpang.
Kenaikan penumpang juga terjadi di angkutan laut. Jumlah penumpang diperkirakan naik 5 persen, dari 1,58 juta menjadi 1,66 juta penumpang.
Adapun jumlah penumpang angkutan lebaran diprediksi mencapai 18,09 juta tahun ini. Jumlah itu naik 4,46 persen dari 17,32 juta penumpang pada tahun lalu.
Kementerian juga memprediksi penggunaan mobil pribadi naik 6,17 persen dari 1,65 juta unit menjadi 1,75 juta unit. Penggunaan motor untuk mudik juga diperkirakan meningkat 8,15 persen, dari 2,79 juta unir menjadi 3,02 juta unit.
Sumber
Jumlah penumpang angkutan udara diprediksi mengalami peningkatan tertinggi ketimbang moda transportasi lainnya. Jumlah penumpang pesawat diperkirakan naik 11,7 persen dari 3,36 juta menjadi 3,75 juta penumpang. "Puncak arus mudik pada H-5 lebaran, dan puncak arus baliknya pada H+2," kata Mangindaan.
Adapun jumlah penumpang angkutan jalan diprediksi naik 3,72 persen dari 5,99 juta pada tahun lalu menjadi 6,22 juta penumpang tahun ini. Untuk kereta api, pemerintah memprediksi jumlah penumpang meningkat 0,62 persen menjadi 3,12 juta dari 3,1 juta penumpang.
Pada angkutan sungai dan penyeberangan jumlah penumpang juga naik. Tahun lalu penumpang yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan tercatat 3,27 juta penumpang. Jumlah itu akan naik 1,76 persen menjadi 3,33 juta penumpang.
Kenaikan penumpang juga terjadi di angkutan laut. Jumlah penumpang diperkirakan naik 5 persen, dari 1,58 juta menjadi 1,66 juta penumpang.
Adapun jumlah penumpang angkutan lebaran diprediksi mencapai 18,09 juta tahun ini. Jumlah itu naik 4,46 persen dari 17,32 juta penumpang pada tahun lalu.
Kementerian juga memprediksi penggunaan mobil pribadi naik 6,17 persen dari 1,65 juta unit menjadi 1,75 juta unit. Penggunaan motor untuk mudik juga diperkirakan meningkat 8,15 persen, dari 2,79 juta unir menjadi 3,02 juta unit.
Sumber
27.6.13
Jelang KTT APEC, AirAsia Akan Alihkan Penerbangan
Jakarta -- PT AirAsia Indonesia menyatakan telah memiliki rencana pengalihan penerbangan menjelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economy Cooperation (APEC)
pada Oktober 2013. "Sudah ada rencana, tapi saat ini masih kami bahas
secara internal," kata Manajer Komunikasi AirAsia Indonesia Audrey
Progastama Petriny melalui pesan pendek kepada Tempo, Kamis, 27 Juni 2013.
Sementara itu, PT Garuda Indonesia menyatakan ada tiga opsi jika Bandara Ngurah Rai, Bali, ditutup sementara untuk penerbangan komersial. "Pertama, penerbangan bisa kami cancel," kata Direktur Operasi Garuda Indonesia Novianto Herupratomo.
Opsi kedua, maskapai menggabungkan penerbangan-penerbangan yang seharusnya dioperasikan selama bandara ditutup sementara. Ketiga, mempercepat waktu keberangkatan maupun kedatangan pesawat. "Jadwal diganti dengan pesawat yang lebih besar," ucapnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay mengatakan Bandara Ngurah Rai, Bali, akan ditutup sebagian menjelang KTT APEC pada Oktober mendatang. "Dua hari sebelum dan sesudah KTT APEC, sebagian bandara ditutup untuk penerbangan komersial," katanya.
Dia menjelaskan, dua hari sebelum dan sesudah KTT APEC, Bandara Ngurah Rai ditutup mulai pukul 10.00 hingga 16.00 Wita. Pada saat itu, penerbangan komersial ditutup dan bandara akan melayani kedatangan maupun keberangkatan pesawat pribadi. Untuk itu Herry meminta maskapai-maskapai untuk mengatur jadwal penerbangan agar tidak terjadi penundaan atau keterlambatan. "Bukan berarti bandara tutup 100 persen," ucapnya. Bandara Ngurah Rai juga tetap beroperasi selama 24 jam.
Sementara itu, PT Garuda Indonesia menyatakan ada tiga opsi jika Bandara Ngurah Rai, Bali, ditutup sementara untuk penerbangan komersial. "Pertama, penerbangan bisa kami cancel," kata Direktur Operasi Garuda Indonesia Novianto Herupratomo.
Opsi kedua, maskapai menggabungkan penerbangan-penerbangan yang seharusnya dioperasikan selama bandara ditutup sementara. Ketiga, mempercepat waktu keberangkatan maupun kedatangan pesawat. "Jadwal diganti dengan pesawat yang lebih besar," ucapnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay mengatakan Bandara Ngurah Rai, Bali, akan ditutup sebagian menjelang KTT APEC pada Oktober mendatang. "Dua hari sebelum dan sesudah KTT APEC, sebagian bandara ditutup untuk penerbangan komersial," katanya.
Dia menjelaskan, dua hari sebelum dan sesudah KTT APEC, Bandara Ngurah Rai ditutup mulai pukul 10.00 hingga 16.00 Wita. Pada saat itu, penerbangan komersial ditutup dan bandara akan melayani kedatangan maupun keberangkatan pesawat pribadi. Untuk itu Herry meminta maskapai-maskapai untuk mengatur jadwal penerbangan agar tidak terjadi penundaan atau keterlambatan. "Bukan berarti bandara tutup 100 persen," ucapnya. Bandara Ngurah Rai juga tetap beroperasi selama 24 jam.
Labels:
Berita
27.6.13
Garuda Segera Buka Penerbangan Perintis di Sulsel
MAKASSAR - Garuda kini siap melakukan ekspansi penerbangan dengan mulai menggarap penerbangan perintis.
Pihaknya pun mulai menyiapkan sekitar 25 pesawat ATR 72 untuk seluruh
Indonesia. Pesawat ini menawarkan konfigurasi penerbangan hanya untuk
kelas ekonomi dengan 72 seat.
Direktur Layanan Garudan Indonesia, Faik Fahmi mengatakan ada
beberapa penerbangan perintis yang potensial namun secara infrastruktur
masih belum siap, makanya kami akan mengupayakan menjalin kerja sama
dengan unit terkait untuk mempercepat penerbangan tersebut.
"Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam melakukan peningkatan
layanan, khususnya di kawasan Indonesia Timur yang banyak memiliki
wilayah perintis," kata Faik Fahmi saat peresmian pusat pendidikan awak
kabin di Bandara Internasional Hasanuddin, Kamis (27/6/2013).
Walau Fakih belum merinci nilai investasi dari pengadaan pesawat ini,
dipastikan menelan biaya yang cukup besar sebab ada beberapa kawasan
yang akan digarap.
Menanggapi rencana ini Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang
sangat mengapresiasi upaya Garuda Indonesia, mengingat Sulsel sendiri
memiliki sekitar 27 bandara perintis yang sebagian besar beroperasi
aktif.
Labels:
Berita





